tirto.id - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) yang sebelumnya menyinggung perannya dalam mendukung perjalanan politik Jokowi hingga menjadi presiden.
Namun, alih-alih menjawab secara langsung klaim tersebut, Jokowi memilih pernyataan merendah. “Saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” ujar Jokowi saat dimintai tanggapan oleh awak media, Senin (20/6/2026).
Saat disinggung mengenai pernyataan yang menyebut dirinya pernah mengatakan seseorang bisa “merusak negara” jika menjadi presiden, Jokowi menegaskan bahwa penilaian tersebut bukan berasal darinya.
“Yang menilai bukan saya,” kata Jokowi singkat.
Sebelumnya, JK mengungkap bahwa dirinya termasuk pihak yang melihat potensi Jokowi sejak menjabat sebagai Wali Kota Surakarta dan turut mendorong langkah politiknya, termasuk dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta hingga Pemilihan Presiden 2014.
Relasi politik antara Jokowi dan JK memang menjadi salah satu faktor penting dalam dinamika politik nasional, terutama pada periode awal pemerintahan Jokowi. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan adanya perbedaan sikap dan narasi di antara keduanya.
Pengamat menilai, respons Jokowi yang cenderung merendah sekaligus menghindari konfrontasi terbuka mencerminkan strategi komunikasi politik yang berhati-hati di tengah situasi politik yang kian dinamis.
Dengan menjadikan latar belakang personal sebagai jawaban, Jokowi seolah menegaskan bahwa perjalanan politiknya tidak semata ditentukan oleh satu figur, melainkan oleh proses panjang yang melibatkan banyak faktor.
Penulis: Romensy Augustino
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id

































