tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa Indonesia mendapatkan bantuan dari Pemerintah Jepang berupa tiga unit helikopter CH-47 Chinook untuk penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) khusunya di Kalimantan.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan bahwa telah digelar rapat persiapan site survei terkait bantuan dari Jepang di Base Operasi Lanud Sopo, Jumat (28/8/2026).
"Hal-hal yang dibahas tentu operasionalisasi pelaksanaan water bombing di lokasi di Kalimantan," kata Berton dalam konferensi pers dikutip dari kanal YouTube BNPB, Sabtu (29/8/2026).
Dia mengatakan, helikopter dari Jepang ini akan digunakan dalam misi water boombing pada 10 September 2026. Helikopter tersebut menambah kekuatan alat water boombing yang telah tersedia sebelumnya.
"Jadi beberapa waktu ke depan kita akan menambah tiga unit helikopter yang akan membantu water bombing di beberapa lokasi tentunya di Kalimantan," ujar Berton.
Lebih lanjut, Berton mengatakan, di tengah penanganan karhutla ini, masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah, tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, dan tidak bermain api di daerah-daerah terutama yang sangat kering vegetasinya untuk menghindari timbulnya api.
"Apabila nanti menemukan api boleh menghubungi tentu dinas-dinas terkait, kepala desa, kemudian BPBD, bahkan kami di 117 untuk melaporkan adanya titik api di lokasi Bapak Ibu sekalian," tutur Berton.
Dia juga mengimbau kepada para masyarakat yang berada di sekitar karhutla untuk selalu mengenakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id






























