Menuju konten utama

Java United, Wajah Baru Malut Utd di Super League 2026/27

Malut United resmi berganti nama menjadi Java United. Simak sejarah perubahan identitas klub dan alasan pindah markas ke Semarang.

Java United, Wajah Baru Malut Utd di Super League 2026/27
Logo Klub Java United FC. (Foto: dok. Java United FC)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Java United resmi menjadi identitas baru Malut United untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/27. Perubahan nama tersebut mendapat persetujuan dalam Kongres Biasa PSSI 2026 yang digelar di Jakarta, sekaligus menandai babak baru perjalanan klub yang sebelumnya bermarkas di Maluku Utara.

"Maluku United Kota Ternate Maluku Utara. Nama baru Java United FC Kota Semarang," demikian keterangan launch video di laman resmi Java United.

Sebelum berganti identitas, klub Java United menggunakan nama Malut United sejak 2023 selepas diakuisisi dan pindah markas dari Jawa Timur ke Maluku Utara. Di bawah nama tersebut, klub mencatat perkembangan pesat sampai promosi ke strata tertinggi sepak bola Indonesia.

Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, mengapresiasi masyarakat Maluku Utara yang sudah mendukung sejak klub berdiri dengan identitas Malut United.

"Maluku Utara akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kami. Perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan yang lebih besar dari visi dan misi klub terhadap pengembangan sepak bola nasional," kata Sofyan, dikutip dari Antara.

Perjalanan Malut United Sampai jadi Java United

Java United bukan klub yang baru dibentuk. Perjalanan klub ini sudah mengalami beberapa perubahan identitas. Awalnya, klub bernama Putra Jombang, lalu diakuisisi dan berganti nama menjadi Putra Delta Sidoarjo pada 2021.

Pada musim yang sama, klub memulai kiprahnya di Liga 3 dan berhasil tembus babak nasional. Prestasi tersebut berlanjut pada Liga 3 Nasional 2021-2022, di mana Putra Delta Sidoarjo keluar sebagai runner-up sekaligus memastikan promosi ke Liga 2.

Perubahan besar kembali terjadi pada Januari 2023 ketika klub diakuisisi oleh Malut Maju Sejahtera bersama PT Mineral Trobos Group. Akuisisi tersebut diikuti dengan perpindahan markas ke Maluku Utara, sekaligus gantian nama menjadi Malut United.

Pada musim Liga 2 2023-2024, Malut United mengamankan tiket promosi ke Liga 1 setelah memenangi laga play-off promosi. Sebagai tim promosi, Malut United langsung tampil kompetitif. Mereka menutup musim Liga 1 2024-2025 di posisi peringkat ketiga klasemen akhir, kemudian mengakhiri musim 2025-2026 di posisi keenam.

Jelang bergulirnya Super League 2026/27, setelah memperoleh persetujuan PSSI, manajemen ganti identitas menjadi Java United. Seiring perubahan identitas, Java United turut pindah kandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

Klub ini juga memperkenalkan julukan baru, yakni Laskar Kepodang Emas, terinspirasi dari burung kepodang emas sebagai salah satu ikon Jawa Tengah. Julukan tersebut menggantikan identitas lama, Laskar Kie Raha, yang dipakai saat klub masih bernama Malut United.

Dalam Kongres Biasa PSSI 2026, sejumlah perubahan penting disahkan, termasuk pergantian nama beberapa klub peserta kompetisi. Selain Java United, Adhyaksa FC juga resmi ganti identitas menjadi Isen Mulang Kalteng FC.

Operator kompetisi, I.League, menyatakan siap mendukung semua keputusan yang dihasilkan dalam kongres tersebut

"Berbagai perkembangan yang disampaikan dalam Kongres Biasa PSSI menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia," ujar Ferry Paulus, Direktur Utama I.League.

"I.League siap mendukung setiap kebijakan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kompetisi, termasuk penguatan tata kelola liga, peningkatan nilai industri sepak bola, serta bergulirnya Indonesia Women's League sebagai bagian dari pengembangan sepak bola nasional," tegasnya.

Baca juga artikel terkait SUPER LEAGUE atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Fitra Firdaus