tirto.id - Polisi menyatakan akan ada penahanan arus lalu lintas saat Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan memasuki area Gedung DPR/MPR RI. Hal ini merupakan salah satu pengamanan arus lalu lintas menjelang Sidang Tahunan MPR 2025.
Kabag Ops Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefadus, menyatakan tak akan ada pengalihan arus besar-besaran. Sehingga, setelah tamu VIP masuk ke Gedung DPR/MPR, jalan akan dinormalkan kembali.
"Pada saat kedatangan bapak Presiden dan kedatangan bapak wakil Presiden mungkin ada penahanan arus kendaraan secara sementara saja. Apabila nanti semua tamu undangan termasuk juga rangkaian Presiden dan Wakil Presiden sudah berada di dalam kompleks MPR/DPR maka arus lalu lintas di sekitaran DPR/MPR akan kita normalkan semua," ucap Robby, Jumat (15/8/2025).
Menurut Robby, penahanan akan dilakukan di sekitar area Jalan Gatot Subroto. Rangkaian tamu yang melewati gerbang jalan tersebut terdiri dari Presiden, Wakil Presiden, pimpinan MPR, dan pejabat tinggi negara.
Sementara itu, kata Robby, tamu undangan lain akan diarahkan melalui Pintu Belakang Gerbang Pancasila. Oleh karenanya, pengamanannya pun akan dilakukan menyeluruh, mulai dari Jalan Layang Ladogi, pertigaan JCC menuju Gerbang Pemuda, pertigaan Hotel Mulia, hingga pintu keluar MPR/DPR ke arah Stasiun Palmerah.
"Hampir di semua titik yang berada di lingkungan MPR itu sudah kita tempatkan," tutur dia.
Di sisi lain, terkait dengan kebijakan ganjil genap (gage), Robby memastikan tidak ada perubahan. Kebijakan tersebut akan tetap berlaku hari ini di area yang telah ditentukan.
"Kebijakan ganjil-genap masih tetap berlaku," ujar Robby.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto bakal memaparkan kinerja 300 hari pemerintahan serta arah anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun anggaran 2026 saat agenda sidang tahunan MPR, Jumat (15/8/2025).
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi saat konferensi pers di kantornya di Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025). Kata dia, kinerja pemerintah disampaikan Jumat pagi.
Sementara itu, Prabowo bakal menyampaikan soal arah APBN 2026 pada Jumat sore.
"Pidato pagi hari besok, Presiden akan menyampaikan hasil kinerja pemerintah yang sudah berjalan hampir 300 hari atau hampir 10 bulan," urainya.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































