Menuju konten utama

Jalan Lenteng Agung Menuju Depok Belum Dibuka Sepenuhnya

Dishub DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung menuju Depok belum dapat dilakukan.

Jalan Lenteng Agung Menuju Depok Belum Dibuka Sepenuhnya
Pekerja Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan menggunakan alat berat untuk memperbaiki jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (29/5/2026). Menurut keterangan Suku Dinas Sumber Air (SDA) Jakarta Selatan, jalan utama penghubung DKI Jakarta dan Depok yang amblas sedalam tiga meter tersebut terjadi akibat kerusakan saluran air di bawah badan jalan serta penanganannya ditargetkan rampung dalam sepekan. ANTARA FOTO/Ahmad Naufal Oktavian/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan menuju Depok mulai dibuka sebagian pagi ini. Namun, pengerjaan perbaikan jalan yang amblas beberapa waktu lalu masih dilakukan.

“Ini sudah dibuka,” ujar Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto saat dikonfirmasi reporter Tirto, Selasa (2/6/2026).

Sementara itu, Dinas Perhubungan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan menuju Depok belum dapat dilakukan sesuai rencana pada pukul 05.00 WIB. Pembukaan jalan pun dilakukan secara bertahap, yakni lajur di sisi rel kereta ditargetkan mulai dibuka pukul 08.00 WIB dan lajur di sisi lainnya pada pukul 11.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menambahkan bahwa pekerjaan perbaikan saluran bawah tanah masih terus diselesaikan. Dia menyatakan, perpanjangan waktu pekerjaan diperlukan untuk memastikan proses perbaikan dapat diselesaikan secara aman dan optimal sebelum jalan kembali digunakan masyarakat.

“Kami memahami kondisi ini berdampak pada mobilitas warga yang melintas di kawasan Lenteng Agung. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembukaan jalan dan mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” kata Budi.

Menurut dia, dari informasi Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta dinyatakan bahwa keterlambatan penyelesaian pekerjaan terjadi karena proses penutupan dan sterilisasi area yang dimulai pada pukul 14.00 WIB. Setelah lokasi dinyatakan aman dan bersih, pekerjaan perbaikan baru dapat dilaksanakan secara penuh pada pukul 16.00 WIB.

“Keselamatan pekerja dan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh tahapan pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur agar hasil perbaikan aman dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat,” ungkap Budi.

Lebih lanjut dia memastikan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan. Petugas Dishub juga terus disiagakan di sekitar lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu pengguna jalan menuju rute alternatif.

Budi mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi terkini melalui kanal resmi pemerintah. Perkembangan terbaru terkait pembukaan jalan akan terus disampaikan kepada masyarakat secara berkala.

Baca juga artikel terkait DINAS PERHUBUNGAN DKI JAKARTA atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Hendra Friana