Menuju konten utama

Itinerary ke Bandung Modal Rp150 Ribu, Jalan-Jalan ke Mana Saja?

Liburan sehari ke Bandung tetap seru! Ini dia itinerary ke Bandung dengan modal Rp150 ribu, lengkap dengan tempat wisata murah meriah yang wajib dikunjungi.

Itinerary ke Bandung Modal Rp150 Ribu, Jalan-Jalan ke Mana Saja?
Ilustrasi jalan-jalan. Getty Images/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Siapa, sih, yang tidak mau liburan ke Bandung? Kota ini selalu jadi destinasi favorit banyak orang karena suasananya yang sejuk, makanannya enak-enak, dan deretan tempat wisata hits yang cocok banget buat foto-foto.

Mulai dari pemandangan alam sampai kafe-kafe estetik, semuanya bisa bikin feed media sosial makin kece. Namun, isi dompet kadang tak sejalan dengan rencana yang sudah disusun dalam otak, apalagi kalau budget-nya hanya Rp150 ribu.

Mungkin akan banyak yang berpikir, “Mending rebahan saja di rumah”, saya pun sempat berpikir demikian. Untungnya liburan ke Bandung tidak harus mahal. Liburan hemat ke Bandung sangat mungkin dilakukan, asal ada niat kuat dan bisa sedikit menahan godaan jajan berlebihan.

Dengan modal Rp150 ribu untuk jalan-jalan, saya bisa bikin itinerary ke Bandung untuk sehari yang hemat dan menyenangkan. Kuncinya ada pada perencanaan yang matang dan memilih tempat tujuan yang tepat, kalau bisa tiket masuknya gratisan.

Selama pintar menyusun agenda dan pintar cari tempat murah meriah, kita tetap bisa menikmati serunya Bandung dengan hati senang, tapi dompet tetap aman.

Tempat Wisata Murah di Bandung

Ilustrasi koper untuk liburan

Ilustrasi liburan. FOTO/iStockphoto

Tiba di Bandung setelah subuh dan istirahat sejenak di stasiun, sekadar meluruskan punggung dan menghirup sejuknya udara Bandung. Liburan hemat ini pun dimulai dari perut alias sarapan. Tak perlu tempat makan fancy atau restoran mewah, lupakan itu semua.

Ada banyak pilihan tempat sarapan di dekat stasiun dengan harga yang cukup murah. Salah satunya rumah makan Padang yang lokasinya di selatan stasiun. Cukup dengan harga sekitar Rp20.000, perut sudah cukup kenyang dan siap tempur seharian.

Jangan lupa sisihkan sekitar Rp5.000 untuk membeli air mineral untuk bekal. Jalan-jalan boleh hemat, tapi jangan sampai dehidrasi di tengah jalan. Saat jam sudah menunjukkan waktu sekitar pukul 8, waktunya untuk cabut dan memulai petualangan.

Bandung sendiri punya segudang objek wisata, tapi bagi saya yang punya dana terbatas, jalan-jalan di pusat kota yang tak begitu jauh dari stasiun adalah pilihan tepat. Beberapa lokasinya bahkan bisa dicapai hanya dengan jalan kaki.

1. Alun-Alun Bandung

Tujuan pertama adalah Alun-Alun Bandung yang jaraknya sekitar 1,5 km atau 20 menitan jalan kaki dari stasiun. Alun-Alun Bandung menjadi tempat healing tipis-tipis bagi warga sekitar. Tempatnya selalu ramai karena suasananya santai, cocok untuk segala usia, dan tentunya gratis!

Di sini, saya bisa duduk-duduk di atas rumput sintetis, foto-foto dengan latar Masjid Raya, atau jajan makanan ringan dari pedagang kaki lima yang bertebaran di sekitar lokasi.

Cukup sisihkan Rp10.000-20.000 untuk menikmati camilan ringan seperti cilor dan tahu gejrot. Selama menikmati waktu di sini, pastikan untuk tidak nyampah, ya!

Jika masih kenyang dan tidak niat jajan, alokasikan dananya untuk menaiki Bandung Tour on Bus (Bandros). Alun-Alun Bandung memang menjadi salah satu titik naik dan turun Bandros. Harga tiketnya pun terjangkau, cukup dengan Rp20.000 per orang, kita bisa keliling sekitaran pusat kota Bandung.

2. Museum Konferensi Asia-Afrika

Sekitar 5 menit dari Alun-Alun Bandung, ada Museum KAA yang terletak di Jalan Asia-Afrika. Bagi penyuka sejarah, tempat ini jadi tujuan wajib kalau mampir ke Bandung.

Di sini, saya bisa belajar segala hal tentang Konferensi Asia-Afrika, termasuk profil negara-negara peserta. Banyak juga koleksi benda asli yang berkaitan dengan KAA, seperti kamera yang digunakan untuk meliput konferensi hingga kursi rotan yang digunakan delegasi KAA untuk istirahat.

Tiket masuk ke Museum KAA juga gratis, tapi ada beberapa peraturan yang wajib dipatuhi. Pastikan ponsel di-silent agar tidak berisik, tidak boleh makan dan minum, dan jangan sembarangan menyentuh koleksi museum. Boleh banget foto-foto di sini, tapi usahakan jangan pakai flash, ya!

3. Jalan Braga

Menjelang siang, saya mulai menyusuri Jalan Braga, salah satu jalan ikonik di Bandung. Bagi saya yang suka foto-foto estetik dengan suasana yang lumayan klasik, di sini tempatnya.

Meski sudah sangat modern, masih ada sentuhan tempo doeloe di sini, terlihat dari arsitektur beberapa bangunan yang masih menyisakan kesan zaman kolonial.

Menurut penuturan orang-orang, Braga sebenarnya tampak lebih “hidup” ketika malam hari. Vibes-nya sangat cocok bagi mereka yang suka nongkrong cantik di kafe atau sekadar menikmati suasana malam di Bandung.

Di sini, saya bisa sekalian makan siang karena perut sudah mulai lapar. Untungnya masih banyak tempat makan dengan harga yang affordable. Dengan uang sekitar Rp30.000, saya bisa mendapatkan satu porsi makan siang yang cukup mengenyangkan.

4. Farmhouse Lembang

Puas menikmati pusat kota, saatnya saya bergerak semakin ke utara. Kali ini saya sengaja ingin mengunjungi Farmhouse Lembang yang termasuk salah satu tempat wisata hits di Bandung.

Saya memilih kembali ke arah stasiun dan naik angkot untuk sampai ke tempat tujuan. Angkot berwarna putih gading ini melewati Farmhouse Lembang sehingga kita bisa turun tepat di depan gerbang masuk objek wisata tersebut. Biaya angkotnya hanya Rp10.000 saja.

Setelah membayar tiket Rp35.000, saya masuk ke Farmhouse Lembang dan mulai menikmati semua yang ada di sini, mulai dari memberi makan hewan, melihat-lihat rumah hobbit, hingga foto-foto cantik dengan latar bergaya Eropa.

Cukup lama saya menghabiskan waktu di Farmhouse Lembang, tapi hari sudah mulai sore dan saya harus segera kembali ke stasiun untuk pulang. Saya kembali mengeluarkan uang Rp10.000 untuk naik angkot ke stasiun.

Butuh waktu sekitar 45-60 menit untuk mencapai stasiun (tergantung lalu lintas), jadi saya harus pintar-pintar mengatur waktu agar tidak ketinggalan kereta untuk pulang. Sesampainya di stasiun, saya menyempatkan beli makanan di salah satu warung nasi untuk dijadikan bekal di kereta.

Rincian Biaya Itinerary ke Bandung

Header OCBC 1

Ilustrasi Liburan. FOTO/iStock

Merencanakan biaya untuk jalan-jalan ke Bandung memang wajib dilakukan, terutama bagi saya yang punya modal minimalis. Dengen perencanaan matang, saya bisa menghindari biaya yang tak perlu sehingga anggaran tetap aman. Jadi, berapa biaya jalan-jalan ke Bandung selama sehari? Ini dia rinciannya:

  • Sarapan dan minum: Rp25.000
  • Bandros: Rp20.000
  • Makan siang: Rp30.000
  • Angkot (PP): Rp20.000
  • Tiket Farmhouse Lembang: Rp35.000
  • Makan sore: Rp20.000
  • Total pengeluaran: Rp150.000
Catatan: Belum termasuk biaya transportasi kereta api

Tips Liburan Hemat ke Bandung

Traveler Perempuan

Ilustrasi Liburan. Getty Images/iStockphoto

Bandung tak akan pernah habis untuk dijelajahi. Buat kamu yang suka kulineran, suka suasana sejuk, dan hobi foto-foto di tempat estetik, Bandung memang tidak boleh terlewatkan. Namun, jika budget-mu pas-pasan, saya punya beberapa tips yang bisa diikuti:

  • Pilih Tempat Wisata Gratis
Bandung punya banyak tempat keren yang bisa dikunjungi tanpa keluar uang sepeser pun. Mulai dari jalan-jalan santai di Braga hingga menikmati Alun-Alun Bandung, semuanya gratis! Kita cukup siapkan kamera untuk foto-foto dan sedikit uang untuk beli camilan sebagai pengganjal perut.

  • Jalan Kaki atau Naik Angkot
Kalau memungkinkan, jelajahi Bandung dengan jalan kaki. Kita bisa healing menikmati udara Bandung sekaligus olahraga! Jika tempat tujuanmu cukup jauh, pilih naik transportasi umum atau angkot yang harganya murah meriah.

  • Bawa Bekal Sendiri
Kulineran di tempat wisata sering bikin kalap dan dompet pun ikut megap-megap. Solusinya? Bawa bekal makanan dan air minum dari rumah atau penginapan. Bisa nasi bungkus, roti, atau camilan apa saja. Selain lebih hemat, kamu juga jadi enggak panik kalau perut keroncongan di tengah jalan dan belum nemu tempat makan yang pas.

  • Susun Itinerary Sebelum Berangkat
Jalan-jalan tanpa rencana itu seru, tapi bisa bikin kamu muter-muter enggak jelas dan boros waktu (plus ongkos tentunya). Biar lebih efisien, coba susun itinerary ke Bandungdari awal.

Tentukan mau ke mana saja, urutkan berdasarkan lokasi terdekat, dan cek estimasi biayanya. Dengan rencana yang matang, liburanmu bakal lebih terarah, hemat, dan tetap fun!

Itinerary ke Bandung memang tidak marus mahal dan ribet, apalagi kalau kita hanya punya budget minim dan waktu sehari untuk jalan-jalan. Dengan sedikit riset, perencanaan, dan pengendalian nafsu jajan, kita tetap bisa menikmati suasana kota kembang dengan hati senang dan dompet tenang.

Baca juga artikel terkait WISATA BANDUNG atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani