tirto.id - Kita semua pernah membuka tas di pagi hari dan bertanya, “Apa yang benar-benar perlu aku bawa hari ini?” Pertanyaan sederhana itu sering terasa sepele, tapi sebenarnya mencerminkan cara kita menyiapkan diri menghadapi hari.
Dari pilihan barang yang kita masukkan ke tas, terlihat apa yang kita anggap penting: apakah soal kerja, kenyamanan, atau sekadar rasa aman.
Karena itu, mengintip isi tas orang lain, terutama mereka yang hidup dari kreativitas, bisa jadi cara menarik untuk memahami bagaimana kebiasaan kecil membentuk hari mereka.
Dalam video What’s in Poet Rupi Kaur's Bag? penyair Rupi Kaur memberi kita contoh barang-barang sederhana yang mendukung produktivitas, kenyamanan, dan ritual harian.
Rupi Kaur membocorkan isi tasnya ini dalam konten Spill It di kanal YouTube Refinery29. Mulai dari sebuah buku hingga produk skincare, setidaknya ada 10 barang yang wajib dibawa Rupi Kaur dalam tasnya saat keluar rumah.
Dari barang yang tampak sepele hingga item yang sangat personal, isi tas kerap mencerminkan gaya hidup, pola kerja, dan cara seseorang merawat diri di tengah rutinitas yang padat.
Rupi Kaur sendiri adalah penyair, penulis, ilustrator, sekaligus fotografer berdarah India-Kanada yang meraih popularitas luas lewat media sosial, khususnya Instagram, hingga dikenal sebagai salah satu tokoh gaya Instapoetry.
Salah satu karyanya yang populer adalah kumpulan puisi berjudul Milk and Honey (2014) yang terjual hingga 11 juta kopi. Ia juga menulis dua buku kumpulan puisi lain seperti The Sun and Her Flowers (2017) dan Home Body (2020).
Barang-Barang yang Dibawa Rupi Kaur

Sebagai penulis dengan aktivitas padat, Rupi Kaur harus sering bepergian ke banyak tempat, dan ia harus memenuhi kebutuhan pribadinya dengan barang-barang esensial yang ia bawa dalam satu tas besar.
Isi tas Rupi Kaur menunjukkan bagaimana seorang pekerja kreatif memadukan kebutuhan berkarya, dokumentasi momen, hingga perawatan diri, yang ternyata juga relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh siapa saja.
1. Jurnal

Bagi seorang penulis, jurnal adalah ruang paling aman untuk menuangkan ide mentah, emosi, potongan kalimat, hingga refleksi personal. Ide kreatif sering muncul secara spontan, dan jurnal membantu menangkap momen tersebut sebelum terlupakan.
Namun, bagi banyak orang, menulis jurnal juga bermanfaat untuk kesehatan mental, perencanaan hidup, dan melatih kesadaran diri (self-awareness).
Jadi, terlepas dari apa pun profesinya, kita juga bisa menjadikan buku catatan atau jurnal sebagai barang wajib di dalam tas. Kita bisa menuliskan apa pun di dalamnya, baik itu sebuah momen menarik atau perasaan yang terjadi di waktu tertentu.
2. Kartu Pos
Barang berikutnya adalah kartu pos. Rupi Kaur mengaku mengunjungi banyak tempat dan sengaja membeli kartu pos sebagai kenang-kenangan. Ia juga menuliskan momen favoritnya di tempat tersebut di kartu pos yang ia beli.Kartu pos berfungsi sebagai pemicu memori visual dan emosional. Bagi seorang penulis seperti Rupi Kaur, benda kecil seperti ini bisa memicu narasi atau kenangan tertentu yang kemudian diolah menjadi suatu karya.
Menyimpan suvenir kecil memang bisa membantu mendokumentasikan perjalanan secara personal, jadi kenang-kenangan tidak hanya terbatas pada foto digital.
3. Fuzzy Bucket Hat
Salah satu barang wajib di tas Rupi Kaur adalah bucket hat favoritnya yang berwarna pink. Ia menjelaskan bahwa topi tersebut bukan sekadar pelengkap gaya dan penampilannya, tapi juga mampu membangkitkan energi positif dalam dirinya ketika merasa lelah.Item seperti ini bisa mencerminkan kenyamanan dan identitas personal. Bagi pekerja kreatif maupun masyarakat umum, rasa nyaman fisik yang diberikan topi dapat memengaruhi suasana hati, alur berpikir saat bekerja, membawa diri dalam setiap aktivitas, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Kita pun bisa mencontoh Rupi Kaur. Tak harus topi, tapi pilih item fashion yang memang cocok dengan identitas, nyaman bagi diri kita sendiri, dan mampu meningkatkan rasa percaya diri. Bisa berupa syal, kacamata, jepit rambut, atau semacamnya.
4. Buku Bacaan
Item berikutnya yang dibawa oleh Rupi Kaur adalah buku, lebih tepatnya buku Healing Through Words yang ia tulis sendiri. Bagi Rupi Kaur pribadi, buku ini membantu dirinya mencari inspirasi dan mengatasi writer block.Buku memang menjadi item wajib bagi para penulis seperti Rupi Kaur karena membaca adalah bagian penting dari proses kreatif. Buku juga bisa menjadi sumber inspirasi, memberikan referensi gaya bahasa, atau bahkan pelarian mental dari rutinitas yang melelahkan.
Sementara bagi banyak orang, termasuk bukan penulis, membawa buku favorit ke mana pun bisa membantu mengisi waktu luang secara produktif. Membaca buku bisa memperluas wawasan, menenangkan pikiran, mendapatkan solusi, atau sekadar mendapatkan hiburan.

5. Lip Gloss
Ilustrasi perempuan menggunakan lip serum. FOTO/iStockphoto
Rupi Kaur mengaku tak pernah lupa membawa lip gloss dalam tasnya, khususnya dari brand Fenty. Ia mengaku sangat menyukai brand tersebut karena membuat bibirnya lebih lembut sekaligus terlihat cantik karena memberikan warna yang samar.
Meski terlihat sederhana, lip gloss berkaitan dengan perawatan diri yang diperlukan oleh semua orang. Menjaga penampilan dasar dapat meningkatkan rasa percaya diri, terutama saat harus tampil di depan publik atau menghadiri acara.
6. Alat Tulis

Alat tulis memang menjadi salah satu “senjata” utama bagi penulis untuk mencatat ide kapan saja. Bagi masyarakat umum, membawa alat tulis di dalam tas juga sangat penting karena bisa digunakan untuk mencatat atau mengekspresikan ide di luar perangkat digital.
Uniknya, mengingat Rupi Kaur senang menulis jurnal, terapisnya pernah menyarankan agar dirinya menulis menggunakan pulpen dengan warna favoritnya. Hal itu ternyata bisa membuat perasaan menjadi lebih baik. Ini adalah salah satu hal yang bisa dicontoh oleh siapa saja.
7. Heating Pad
Barang berikut yang juga selalu dibawa Rupi Kaur adalah heating pad yang ia gunakan setiap tidur. Setelah melalui aktivitas padat, heating pad bisa jadi teman tidur yang membantu membuat tubuh menjadi lebih nyaman.Membawa heating pad menunjukkan kesadaran akan kebutuhan fisik, seperti meredakan nyeri otot atau kram. Di sisi lain, kenyamanan fisik turut membantu menjaga fokus dan produktivitas.
Tak hanya Rupi Kaur, siapa pun yang sering bepergian, memiliki aktivitas padat, atau bekerja dalam waktu lama juga bisa membawa barang seperti ini untuk menambah kenyamanan sehari-hari.
8. Kamera Polaroid
Berikutnya adalah kamera polaroid. Rupi Kaur mengaku bahwa ia suka sekali mendokumentasikan banyak momen, salah satunya menggunakan kamera polaroid. Di akhir tahun, semua foto yang ia hasilkan dikoleksi dan dikumpulkan untuk dinikmati.Kamera instan memang menghasilkan foto fisik yang unik. Foto polaroid tak hanya bisa menjadi arsip visual atau dokumentasi, tapi juga bisa jadi sumber inspirasi. Kamera polaroid menawarkan pengalaman dokumentasi yang lebih personal dan sentimental dibanding foto digital.

9. Mexican Candy
Ilustrasi jajanan anak. Getty Images/iStockphoto
Rupi Kaur tak pernah lupa membawa permen Meksiko favoritnya, salah satunya dari brand Pulparindo. Ia bahkan menyetok berbagai rasa di dalam tasnya.
Camilan favorit sering membawa rasa nyaman, atau bahkan nostalgia. Bagi pekerja kreatif maupun masyarakat umum, makanan kecil dapat membantu menjaga energi sekaligus suasana hati saat bekerja.
10. Eye Serum
Item terakhir dalam tas Rupi Kaur adalah eye serum, tepatnya dari brand OSEA. Rupi Kaur memiliki aktivitas padat yang kadang membuat penampilannya terlihat seperti zombie karena kelelahan. Menurutnya, eye serum ini membantu membuat penampilannya tampak lebih fresh.Seperti lip gloss, eye serum termasuk produk perawatan yang cukup penting, terutama bagi mereka yang sering bepergian atau memiliki aktivitas padat seperti Rupi Kaur. Eye serum membantu mengurangi tanda kelelahan dan menjaga penampilan tetap segar.

Secara keseluruhan, isi tas Rupi Kaur mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan kreatif, kenyamanan fisik, dan perawatan diri yang penting bagi dirinya yang notabene seorang penulis.
Mulai dari jurnal, buku, alat tulis, hingga kamera polaroid, semua barang tersebut berperan sebagai media untuk menangkap ide, menyimpan kenangan, dan menjaga alur kreativitas tetap hidup.
Sementara itu, item seperti kartu pos, camilan favorit, dan buku menunjukkan bahwa inspirasi tidak selalu datang dari hal besar, tapi justru dari pengalaman sederhana.
Di sisi lain, kehadiran lip gloss, eye serum, fuzzy bucket hat, dan heating pad menegaskan pentingnya merawat diri di tengah aktivitas yang padat.
Daftar barang ini memberi gambaran bahwa produktivitas dan kreativitas tidak terlepas dari rasa nyaman, kepercayaan diri, dan keseimbangan emosional.
Oleh karena itu, apa yang dibawa Rupi Kaur dalam tasnya terasa relevan bagi siapa pun, bukan hanya penulis, sebagai pengingat bahwa merawat tubuh dan pikiran adalah bagian penting dari menjalani keseharian dengan lebih sadar dan bermakna.
Temukan berbagai tips dan inspirasi berharga tentang gaya hidup melalui kumpulan artikel Tirto Shop di tautan ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id




































