tirto.id - Mati lampu serentak terjadi di Jakarta hari ini, Kamis (23/4/2026). Menurut laporan warganet di media sosial X, mati lampu terjadi hampir di seluruh wilayah Jakarta.
"Lihat di X mati lampu luas banget, jaksel, jaket, jaktim, tangerang. Tebet cuma kedip nyala lagi. Ada apa kah? Masih mati nih, lagi WFH," demikian tulis salah satu warganet sembari menandai akun @pln_123.
Menurut keterangan PLN melalui medsos tersebut, mati lampu serentak di Jakarta hari ini terjadi karena ada gangguan suplai listrik.
"PLN saat ini sedang melaksanakan kegiatan perbaikan suplai listrik yang memerlukan pengaturan operasional atau manajemen beban di sebagian wilayah Jakarta," tulis PLN.
PLN sedang memfokuskan upaya penormalan pasokan listrik setelah gangguan tersebut berdampak di beberapa titik di ibu kota.
Dalam keterangan itu, PLN juga menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan menjaga pasokan listrik secara kontinyu.
Menurut pengamatan di X, mati lampu ini terjadi di beberapa titik di Jakarta.
Ada laporan dari kampus UNJ, Dufan, Tanjung Priok, Tebet, Rawamangun, Gambir, Klender, Mangga Dua, Manggarai, Kebagusan, Cempaka Putih, Sudirman, Setiabudi, Kuningan, Kelapa Gading, Matraman, Jelambar, Jagakarsa, bahkan Tangerang dan Bekasi.
Dampak pemadaman ini turut dirasakan di fasilitas publik, salah satunya Halte CSW TransJakarta, perangkat tap pembayaran tidak berfungsi sehingga penumpang diizinkan untuk tetap masuk tanpa tapping. Selain itu, fasilitas seperti lift dan eskalator juga dilaporkan berhenti beroperasi.
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terkini terkait layanan kelistrikan, PLN mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.
Riwayat Mati Lampu di Jakarta
Sebelumnya, Jakarta juga pernah mengalami mati lampu serentak, yaitu pada awal April lalu. Gangguan tersebut sempat berimbas pada operasional MRT Jakarta.
Layanan transportasi massal itu mengalami gangguan operasional di beberapa stasiun pada Kamis (9/4/2026) sore pukul 17.57 WIB karena kendala pasokan listrik dari sisi PLN (CSW).
Sebagian fasilitas stasiun, seperti penerangan, elevator, eskalator, dan beberapa fasilitas lainnya mengalami gangguan.
Seluruh stasiun layang (elevated) sempat mengalami kondisi pemadaman listrik total (blackout), namun saat ini telah berhasil dinormalkan kembali.
Listrik mulai normal kembali sekitar pukul 20.00 WIB. Menurut PLN, gangguan tersebut terjadi di sejumlah wilayah akibat kendala pada beberapa Gardu Induk (GI).
PLN menyebutkan gangguan bersumber dari sistem pada sejumlah Gardu Induk, yang menyebabkan pasokan listrik terhenti sementara di wilayah terdampak.
Proses pemulihan dilakukan secara bertahap guna memastikan sistem kelistrikan kembali stabil dan aman sebelum dialirkan ke pelanggan.
Gangguan tersebut bersumber dari sistem kelistrikan di beberapa gardu induk yang berdampak pada jaringan distribusi di sejumlah wilayah.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































