tirto.id - Gempa bumi mengguncang Istanbul, Turki hari ini, Kamis, 24 April 2025 sekitar pukul 07.21 pagi waktu setempat. Gempa berkekuatan 4.1 skala Richter itu merupakan gempa susulan atas gempa yang terjadi pada Rabu, 23 April kemarin. Berapa jumlah korban?
Gempa berkekuatan 6.2 SR mengguncang Istanbul pada Rabu, 23 April 2025. Menurut ahli seismologi Turki, episentrum gempa berada di sepanjang Sesar Kumburgaz dengan kedalaman 10 km dangkal.
Kumburgaz Fault adalah sesar aktif yang terletak di bawah Laut Marmara, tepatnya di sebelah barat daya Istanbul, Turki. Sesar ini merupakan bagian dari sistem Sesar Anatolia Utara yang terkenal karena aktivitas seismiknya yang tinggi.
Gempa dimulai pada Rabu kemarin pukul 12.13 siang waktu setempat dengan kekuatan 3,9 skala Richter. Setelah itu, terjadi beberapa gempa susulan dan yang puncaknya adalah gempa berkekuatan 6.2 SR. Selama periode satu jam, tercatat telah terjadi delapan kali guncangan di Istanbul.
Terjadinya gempa bertepatan dengan hari libur nasional di Turki. Warga Turki merayakan Hari Kedaulatan Nasional dan Hari Anak setiap tanggal 23 April. Sehingga saat terjadi gempa, banyak masyarakat yang sedang berada di luar untuk menikmati waktu libur mereka.
Berapa Jumlah Korban Gempa Istanbul Hari Ini?
Seperti diberitakan AP News, Gubernur Istanbul menyebut ada sekitar 236 orang yang terluka akibat melompat dari jendela dan balkon. Mereka panik setelah gempa yang terjadi pada Rabu kemarin. Korban berasal dari Istanbul dan juga provinsi lain di sekitarnya.
“Sebanyak 236 warga terkena serangan panik dan jatuh atau melompat,” ungkap Menteri Kesehatan Turki, Kemal Memisoglu.
Saat ini semua korban luka telah mendapat perawatan intensif di rumah sakit di Turki. Belum ada laporan adanya korban jiwa dalam bencana ini.
Pemerintah Turki berharap semua warganya tetap waspada karena gempa susulan kemungkinan masih akan terjadi. Sejauh ini hanya satu gedung yang dilaporkan runtuh akibat gempa tersebut. Hal ini dikarenakan gedung tersebut tergolong gedung tua yang sudah ditinggalkan.
Pemerintah tetap meminta warganya untuk berhati-hati dan terus memantau arahan dari otoritas setempat jika terjadi kondisi yang mengancam.
Pemerintah menginstruksikan warga yang takut berada di rumahnya untuk berkumpul di gedung olahraga atau masjid. Warga juga diminta untuk tidak memasuki gedung-gedung yang rawan roboh saat ini.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan langsung memimpin rapat koordinasi setelah gempa yang terjadi di Istanbul. Ia bersyukur tidak ada laporan korban jiwa dan berjanji akan merumuskan langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak gempa.
"Pada rapat koordinasi, kami menerima informasi terkini dan mengevaluasi langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan untuk meminimalkan dampak gempa bumi. Kami telah memberikan instruksi yang diperlukan untuk proses selanjutnya.” tulisnya di akun X, @RTErdogan.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id




























