tirto.id - Ada dua demo hari ini Kamis (20/11) yang berlangsung di Jakarta. Aksi akan berpusat di dua titik yaitu Kantor Inpex Corporation, Sentral Senayan I, Jalan Asia Afrika (Aliansi Perjuangan Keadilan Rakyat Tanimbar) dan kawasan Gambir (demo ojek online/Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia).
Polisi menyiagakan 1.082 personel untuk mengamankan aksi tersebut. Polisi meminta masyarakat untuk menghindari kawasan Patung Kuda dan Medan Merdeka Utara. Gunakan jalur alternatif.
1. Demo Aliansi Perjuangan Keadilan Rakyat Tanimbar
Sejak awal November lalu, rakyat Tanimbar memperjuangkan nasib mereka terhadap pelaksanaan proyek raksasa Blok Masela yang dikelola Inpex. Menurut informasi yang dihimpun dari media lokal setempat, Rakyat Tanimbar menilai perusahaan itu telah mengabaikan hak-hak masyarakat adat.
Tribun Maluku memberitakan, Rakyat Tanimbar menuntut Inpex untuk:
- Menghormati dan menghargai masyarakat adat Tanimbar.
- Memberi ganti rugi lahan secara adil sesuai aspirasi warga.
- Memprioritaskan tenaga kerja lokal Maluku dan Tanimbar pada fase konstruksi dan operasi Blok Masela.
- Menjalankan program CSR yang transparan dan berpihak kepada warga.
- Menolak segala bentuk kongkalikong antara Inpex dan oknum Pemda KKT.
- Mendesak pencopotan Puri Minari, Senior Manager Communication and Relation Inpex Masela, yang dinilai menciptakan kegaduhan di masyarakat.
- Memberi ruang bagi pengusaha lokal dan UMKM untuk terlibat dalam proyek.
- Menempatkan SDM lokal Tanimbar di posisi strategis Blok Masela.
2. Demo Ojol Tuntut Tarif Pengemudi
Melalui akun TikTok FDTOI, unjuk rasa pada 20 November itu merupakan tanggapan pengemudi ojol terhadap lambatnya respons pemerintah untuk menjalankan tuntutan mereka pada unjuk rasa 20 Mei lalu.
"Dikarenakan hingga kini belum ada realisasi kongkrit terhadap 4 poin tuntutan F.D.T.O.I maka kami bersepakat akan kembali mengadakan aksi ke Jakarta," tulis keterangan FDTOI.
Dalam keterangannya itu, FDTOI menjelaskan bahwa unjuk massa direncanakan bergerak menuju dua titik tujuan, yakni Istana Negara dan Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
@fdtoi FDTOI VIDEO RUTE aksi 20.11 KONVOI KEADILAN #ojol#driveronline#kurol
♬ suara asli - FDTOI - FDTOI
"Adapun tujuan aksi ke Istana dan KemenHub," tulis keterangan mereka di Tiktok.
Poin tuntutan dalam aksi unjuk rasa pada 20 November mendatang juga masih sama dengan unjuk rasa sebelumnya, yakni mendesak negara untuk mengkaji ulang kebijakan yang merugikan pengemudi ojol.
Secara spesifik, ada empat tuntutan yang dibawa para pengemudi ojol pada unjuk rasa 20 November nanti. Berikut di antaranya:
- Evaluasi dan sesuaikan tarif untuk pengemudi ojek online roda dua.
- Evaluasi dan sesuaikan ulang tarif pengantaran paket dan makanan.
- Revisi tarif biaya operasional kendaraan (BOK) bagi pengemudi taksi online.
- Susun Undang-undang Transportasi Online yang lebih berpihak kepada pengemudi ojol.
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id
































