Menuju konten utama

Inflasi Pangan Melonjak 4,06%, BI Waspadai Risiko El Nino

BI akan mempererat koordinasi dengan pemerintah melalui TPIP dan TPID guna mengantisipasi inflasi pangan tidak makin bergejolak.

Inflasi Pangan Melonjak 4,06%, BI Waspadai Risiko El Nino
Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih, Destry Damayanti saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi komponen harga bergejolak pada Agustus 2026 sebesar 4,06 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan andil terhadap inflasi nasional sebesar 0,67 persen.

Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih, Destry Damayanti, mengakui posisi inflasi pangan tersebut mengalami lonjakan signifikan dibanding bulan sebelumnya yang masih sebesar 3,19 persen (yoy).

"Namun perlu menjadi perhatian untuk volatile food inflation atau inflasi pangan yang meningkat menjadi 4,06 persen dari bulan lalu yang 3,19 persen," kata Destry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, lonjakan inflasi pangan tersebut patut menjadi perhatian. Sebab, di sisa tahun ini Bank Indonesia masih melihat adanya risiko yang ditimbulkan oleh fenomena El Nino.

Apalagi, pada akhirnya risiko dari faktor cuaca dinilai akan berdampak pada hasil panen raya.

"Gerakan untuk pengendalian inflasi pangan akan berusaha untuk menjaga inflasi pangan dan juga mengantisipasi risiko cuaca yang akan memengaruhi panen raya di pangan," sambung Destry.

Oleh karena itu, Bank Indonesia akan mempererat koordinasi dengan pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna mengantisipasi inflasi pangan tidak makin bergejolak,.

"Tentunya upaya yang akan dilakukan terkait dengan pengendalian inflasi pangan ini maka Bank Indonesia bersama dengan pemerintah melalui TPIP, TPID," katanya.

Selain inflasi pangan, inflasi Indonesia di Agustus 2026 juga dipengaruhi oleh inflasi inti yang masih tetap terkendali di level 2,92 persen dan administrasi harga yang agak menurun di 3,32 persen, dari sebelumnya 3,58 persen.

Baca juga artikel terkait PANGAN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama