tirto.id - Grup musik indie Efek Rumah Kaca (ERK) turut menyuarakan aspirasi dalam aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Gedung DPR RI, Kamis (1/5/2026).
Tampil sederhana di atas mobil pikap berkelir putih, band yang dikenal lewat lirik-lirik kritisnya ini membakar semangat massa dari aliansi GEBRAK melalui deretan lagu hit, termasuk lagu ikonik ‘Di Udara’. Lagu itu diikuti dengan antusias oleh ribuan buruh dan mahasiswa.
Berdasarkan Pantauan Tirto di lokasi, penampilan mereka menjadi salah satu yang ditunggu oleh para massa aksi yang terdiri dari buruh, mahasiswa dan berbagai elemen.
“Ku bisa tenggelam di lautan. Aku bisa diracun di udara. Aku bisa terbunuh di trotoar jalan,” berikut penggalan lirik lagunya.
Banyak massa yang mengetahui dan turut menyanyikan lagu tersebut dengan antusias.
Sebagai informasi, Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 di depan Gedung DPR RI, Jakarta.
Adapun aliansi Gebrak ini terdiri dari Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), dan organisasi lainnya
Aksi ini tidak bergabung dengan perayaan “May Day Fiesta” yang digelar di kawasan Monas bersama pemerintah.
Aksi itu juga tak hanya dari kalangan buruh, elemen mahasiswa juga turut menyusul. Terlihat mahasiswa Universitas Indonesia (UI) ikut bergabung dengan massa buruh.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























