Menuju konten utama

Delapan Bulan Beroperasi, Danantara Punya 300 Karyawan

Kenaikan jumlah tersebut terjadi hanya dalam enam bulan sejak Prabowo memperkenalkan para pimpinan Danantara.

Delapan Bulan Beroperasi, Danantara Punya 300 Karyawan
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka (kiri) bersama Presiden ketujuh Joko Widodo (ketiga kiri), Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kiri), Wapres ke-13 Ma'ruf Amin (kedua kanan), Wapres ke-12 Jusuf Kalla (keempat kanan), Wapres ke-11 Boediono (ketiga kiri), serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rosan Roeslani (kanan) bersiap meluncurkan secara simbolis badan pengelola investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/app/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara telah memiliki sekitar 300 karyawan sejak diluncurkan pada 24 Februari 2025. Hal tersebut disampaikan Managing Director Stakeholders Management Danantara, Rohan Hafas, dalam Media Coffee Morning with Danantara Indonesia, di Pappa Jack, Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).

Rohan menuturkan, kenaikan jumlah tersebut terjadi hanya dalam enam bulan sejak Prabowo memperkenalkan para pimpinan lembaga ini.

"Saya dan semua kawan saya, semua personil Danantara, kecuali pimpinan, baru hadir di bulan Maret akhir. 25 Maret tepatnya, 2025. Baru hadir sebanyak 18 orang, itulah tim pertama. Sampai sekarang mungkin sampai 300 (orang karyawan)," kata Rohan.

Rohan pun menyebut bahwa tantangan Danantara dalam membentuk dan mematangkannkelembagaan tak mudah. Terutama, dalam hal pembentukan SOP hingga unit risk menajemen.

"Yang paling susah sebetulnya bukan nyari orangnya, yang paling susah bikin aturan main. Jadi, SOP, prosedur, ada unit audit, ada unit risk management," ujarnya.

Sebagai informasi, Danantara yang berdiri tahun ini dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, memiliki mandat untuk mengelola portofolio BUMN, menginvestasikan dividennya, dan menarik modal asing untuk proyek-proyek strategis nasional.

Dengan aset yang diklaim mencapai 1 triliun dolar AS, inisiatif Danantara ini menjadi tulang punggung upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi ke level tertinggi sejak era 1990-an.

Baca juga artikel terkait DANANTARA atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Hendra Friana