tirto.id - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengalihkan saham seri B empat emiten BUMN karya kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
Mengutip keterbukaan informasi, sejumlah BUMN yang mengalihkan sejumlah saham emiten mereka, yakni PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
Setiap BUMN menerima surat dari PT Danantara Asset Management (DAM) terkait pemberitahuan penandatanganan perjanjian pengalihan saham.
Dalam surat itu dinyatakan, saham Seri B yang dialihkan kepada negara melalui BP BUMN akan diklasifikasikan menjadi Saham Seri A Dwiwarna. Dengan demikian, kepemilikan saham Seri A Dwiwarna milik negara melalui BP BUMN pada sejumlah BUMN itu menjadi satu persen. Pengalihan saham untuk setiap BUMN memiliki nilai yang berbeda-beda.
Saham PT Waskita menjadi satu lembar saham Seri A Dwiwarna milik BP BUMN, 217.056.333 lembar saham Seri B milik BP BUMN, 21.488.577.028 (21 miliar) lembar saham Seri B milik DAM.
Untuk PT Adhi Karya, 54.087.737 lembar saham Seri B milik BP BUMN, 5.354.686.054 (lima miliar) lembar saham Seri B milik DAM, satu lembar saham Seri A Dwiwarna.
Lalu, untuk PT PP, satu lembar saham Seri A Dwiwarna milik BP BUMN, 31.619.477 lembar saham Seri B milik BP BUMN, dan 3.130.328.358 (tiga miliar) lembar saham Seri B milik DAM.
Kemudian, untuk PT Wijaya Karya, satu lembar saham Seri A Dwiwarna milik BP BUMN, 362.917.027 lembar saham Seri B milik BP BUMN, dan 35.928.785.753 (35 miliar) lembar saham Seri B milik DAM.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id




































