Menuju konten utama

Contoh Modul Ajar Deep Learning PJOK SD Kurikulum Merdeka

Bagi Anda yang membutuhkan modul ajar deep learning PJOK SD Kurikulum Merdeka bisa menyimak artikel berikut ini. Cermati struktur & contoh modul ajar ini.

Contoh Modul Ajar Deep Learning PJOK SD Kurikulum Merdeka
Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri 42, Banda Aceh, Aceh, Selasa (2/5/2023). ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/tom.

tirto.id - Apa pengertian dari modul ajar deep learning PJOK SD? Sebelum menjawab pertanyaan ini dan masuk ke pembahasan inti, Anda perlu memahami terlebih dulu informasi umum terkait PJOK dalam Kurikulum Merdeka.

PJOK adalah singkatan dari Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Pada Kurikulum Merdeka, PJOK merupakan mata pelajaran yang bertujuan membentuk peserta didik atau siswa menjadi bugar dan sehat. Selain itu, PJOK juga dapat menanamkan nilai-nilai sosial seperti sportivitas dan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik, permainan, dan pemahaman kesehatan.

Melalui artikel ini, Anda bisa menyimak pengertian modul ajar deep learning dan struktur modul deep learning. Tidak hanya itu, di akhir artikel, Anda juga dapat memperhatikan contoh modul ajardeep learning PJOK SD.

Hari Pertama siswa masuk sekolah

Ilustrasi siswa SD. tirto.id/Andrey Gromico

Apa Itu Modul Deep Learning?

Untuk diketahui, modul ajar merupakan salah satu dokumen atau perangkat yang memuat rencana pembelajaran. Dokumen ini disusun demi mewujudkan tercapainya Capaian Pembelajaran (CP).

CP merupakan dokumen yang berisi tentang pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kompetensi yang harus dicapai peserta didik di akhir setiap fase pembelajaran. CP sendiri adalah acuan bagi para guru, termasuk para siswa untuk mengetahui tujuan pembelajaran.

Selain itu, CP juga dapat menjadi tolok ukur keberhasilan peserta didik dalam menguasai suatu mata pelajaran. Lewat CP, para guru bisa menyusun perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka.

Sebagai salah satu perangkat, modul ajar hampir serupa dengan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Namun, modul ajar cenderung lebih lengkap sehingga kerap disebut sebagai RPP Plus atau bentuk yang lebih lengkap dari RPP.

Sementara itu, modul deep learning adalah dokumen pembelajaran yang dirancang berdasarkan pendekatan deep learning, yakni metode pembelajaran yang mendorong siswa untuk memahami materi secara mendalam, kritis, dan bermakna, bukan hanya menghafal.

Struktur Modul Ajar Deep Learning PJOK SD

Untuk menyusun modul ajar deep learning, seorang guru harus memahami bagaimana strukturnya. Struktur modul deep learning mengandung setidaknya 5 elemen penting yang bisa dirincikan sebagai berikut:

1. Pendahuluan

Memperkenalkan topik dan tujuan pembelajaran.

2. Rangkuman Materi

Menyajikan informasi utama atau konsep-konsep yang akan dipelajari.

3. Aktivitas Pembelajaran

Menyediakan latihan atau tugas yang mendukung pemahaman materi.

4. Penilaian

Menyertakan bentuk penilaian atau evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi.

5. Referensi Tambahan

Memberikan sumber bacaan atau materi tambahan untuk eksplorasi lebih lanjut.

Sebagai catatan penting, modul ajar deep learning yang efektif harus memuat sejumlah aktivitas yang melibatkan siswa secara aktif. Aktivitas yang dimaksud bisa berupa membaca materi, menonton video, mendengarkan siniar (podcast), atau berinteraksi dengan sumber daya digital lainnya.

Setiap aktivitas yang dilakukan siswa memiliki tujuan yang spesifik, seperti memperoleh pemahaman konsep atau mendapatkan informasi tambahan. Selain itu, dengan adanya platform diskusi digital, ruang interaksi dan kolaborasi antarsiswa bisa tercipta dan terkondisi dengan lebih aktif.

Dalam modul ajar deep learning ini peserta didik perlu dilibatkan dalam pembacaan kritis, analisis teks, dan penerapan secara kontekstual. Sederhananya, modul ajar deep learning yang dibuat seharusnya dapat mendorong siswa untuk mengembangkan sudut pandang kritis terhadap informasi, serta memberikan wadah untuk mendiskusikannya melalui interpretasi masing-masing.

Alokasi anggaran pendidikan tahun 2024

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 1 Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/rwa.

Contoh Modul Ajar Deep Learning PJOK SD

Lantas, bagaimana contoh modul ajar deep learning khusus untuk materi PJOK SD? Berikut ini contoh modul ajar deep learningPJOK SD yang bisa menjadi referensi para guru untuk menyusun modul ajar tersebut:

1. Identitas Penulis

Berisi informasi penyusun modul ajar seperti nama guru, satuan pendidikan, tahun ajaran, mata pelajaran, kelas/semester, dan alokasi waktu.

2. 8 Dimensi Profil Kelulusan

Menunjukkan karakter yang ingin dibentuk melalui pembelajaran seperti keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, serta komunikasi.

3. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat

Merefleksikan kebiasaan baik setiap hari: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

4. Capaian dan Tujuan Pembelajaran

Merinci Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP) secara spesifik yang ingin diraih, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap.

5. Sarana dan Prasarana

Mencantumkan fasilitas dan alat bantu pembelajaran yang diperlukan, khususnya untuk materi PJOK seperti buku catatan, stopwatch, tali skipping, hingga proyektor atau papan tulis.

6. Target Peserta Didik

Menjelaskan bahwa modul ajar ini ditujukan untuk peserta didik reguler atau tipikal, yakni siswa tanpa hambatan belajar bermakna.

7. Model Pembelajaran

Model yang umum digunakan ialah Project-Based Learning atau Inquiry-Based Learning, didukung oleh strategi diskusi, eksplorasi, dan refleksi mendalam.

8. Pertanyaan Pemantik

Berisi pertanyaan-pertanyaan yang membangun rasa ingin tahu dan motivasi belajar siswa yang mencakup pendekatan mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning.

9. Kegiatan Pembelajaran

Berisi keterangan terkait alokasi waktu total. Sebagai contoh, 6 pertemuan yang masing-masing dilakukan selama 3 JP (Jam Pelajaran).

10. Asesmen Formatif dan Sumatif

Asesmen formatif bisa meliputi observasi partisipasi, jurnal aktivitas, diskusi kelompok, dan kuis. Sementara asesmen sumatif bisa berupa proyek kampanye gaya hidup sehat, uji pengetahuan, dan jurnal refleksi akhir.

11. Pemahaman Bermakna

Mengajak siswa menyadari relevansi pembelajaran dengan kehidupan nyata.

12. Materi Bahan Ajar

Menjelaskan isi pokok materi, dalam hal ini materi Pendidikan Jasmani Olaharaga dan Kesehatan atau PJOK SD.

13. Refleksi

Siswa dan tenaga pendidik atau guru diajak merenung tentang apa yang telah dipelajari. Bagian mana dari seluruh materi PJOK yang menarik atau menantang, dan bagaimana hal itu bisa berguna dalam kehidupan sehari-hari.

14. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Berisi tugas terstruktur untuk mendampingi siswa selama eksplorasi dan mengerjakan proyek. Lewat lembar kerja ini siswa diajak untuk mengimplementasikan apa yang sudah dipelajari dalam materi PJOK.

Selain itu, lembar kerja ini juga menjadi ajang untuk mengasah keterampilan serta menguji sejauh mana siswa memahami materi PJOK yang sudah diajarkan.

Lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh file contoh modul ajar deep learning PJOK SD melalui link berikut:

Link Unduh Contoh Modul Ajar Deep Learning PJOK SD

PEMPROV BANTEN MASIH BERLAKUKAN PTM TERBATAS

Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di SD Negeri Bhayangkari, Kota Serang, Banten, Selasa (4/1/2022). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/wsj.

Demikian informasi dan contoh modul ajar deep learning PJOK SD yang bisa dijadikan bahan referensi di ruang kelas. Dengan memahami struktur modul ajar deep learning dan mempelajari contohnya, para tenaga pendidik yang mengampu materi PJOK bisa membuat modul ajar deep learning yang komprehensif sehingga bisa mewujudkan Capaian Pembelajaran (CP).

Baca juga artikel terkait MODUL AJAR SD atau tulisan lainnya dari Muhammad Faisal Akbar

tirto.id - Edusains
Kontributor: Muhammad Faisal Akbar
Penulis: Muhammad Faisal Akbar
Editor: Lucia Dianawuri