Menuju konten utama

Cek 3 Perubahan Beasiswa LPDP 2026, Apa Saja Rinciannya?

Penyelenggaraan program beasiswa LPDP akan mengalami beberapa perubahan pada 2025 nanti. Ketahui perubahan beasiswa LPDP 2026 dan penjelasannya.

Cek 3 Perubahan Beasiswa LPDP 2026, Apa Saja Rinciannya?
Logo LPDP. FOTO/lpdp.depkeu.go.id
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Penyelenggaraan program beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun depan akan mengalami banyak perubahan. Ketahui apa saja perubahan dalam beasiswa LPDP 2026.

Beasiswa LPDP merupakan program beasiswa yang dikelola oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI untuk mendanai pendidikan tinggi jenjang magister (S2) dan doktoral (S3). Tujuannya yakni mencetak pemimpin masa depan Indonesia yang kompeten, berintegritas, dan berkontribusi pada pembangunan nasional melalui pendidikan berkualitas.

Terdapat berbagai jalur beasiswa yang ditawarkan dalam program ini. Di antaranya, yakni Reguler, Afirmasi, Targeted, dan Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD). Cakupan beasiswa ini antara lain pendanaan penuh untuk biaya kuliah, hidup, transportasi, visa, asuransi kesehatan, hingga tunjangan keluarga (khusus untuk S3).

Namun, tahun 2026 mendatang terdapat beberapa perubahan. Adapun perubahan itu tidak hanya mencakup aspek akademik, tetapi juga arah kebijakan jangka panjang pendidikan Indonesia.

Lalu, apa saja perubahan beasiswa LPDP 2026? Simak penjelasannya berikut ini.

Perubahan Beasiswa LPDP 2026, Apa Saja?

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang merupakan lembaga di bawah Kemenkeu RI sedang menyiapkan setidaknya 3 perubahan besar dalam skema beasiswa. Tujuannya yakni agar beasiswa ini lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada pembangunan nasional.

Perubahan pada penyelenggaraan program beasiswa LPDP 2026 tidak hanya meliputi aspek akademik, tetapi juga arah kebijakan jangka panjang pendidikan Indonesia. Perubahan itu mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul hingga pemberdayaan alumni di sektor industri strategis.

Berikut ini perubahan-perubahan dalam penyelenggaraan program beasiswa LPDP tahun 2026 mendatang:

Fokus ke STEM

Nantinya, program beasiswa LPDP 2026 akan lebih fokus pada akselerasi pengembangan SDM, terutama dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Kendati demikian, bidang non-STEM tetap menjadi bagian penting dalam pendekatan STEM Adjacent atau integrasi ilmu sosial dan humaniora untuk memperkuat inovasi nasional.

Pengutamaan STEM ini diarahkan untuk mendukung 8 industri prioritas nasional. Di antaranya, yakni pangan, energi, maritim, kesehatan, digitalisasi, pertahanan, hilirisasi, dan manufaktur maju.

Selain itu, LPDP juga akan menyesuaikan program studi dan universitas tujuan. Hal ini agar selaras dengan kebutuhan nasional, termasuk melalui Joint, Dual, dan Double Degree bersama kampus kelas dunia.

Beasiswa dalam Negeri Diperbanyak

LPDP tidak hanya lebih fokus pada bidang STEM, tetapi juga fokus pada pendayagunaan sumber daya pendidikan dalam negeri. Dengan begitu, LPDP nantinya akan memperkuat beasiswa dalam negeri untuk bidang-bidang yang telah dikuasai universitas-universitas di Indonesia.

Sebagai catatan, program Joint atau Double Degree dengan kampus internasional tetap dibuka. Namun, pelaksanaannya diarahkan untuk riset kolaboratif dan peningkatan kapasitas riset nasional.

Kendati terdapat optimalisasi dan lebih fokus pada beasiswa dalam negeri, terdapat inisiatif program baru yakni beasiswa doktoral (S3) antarprofesor. Nantinya, program ini akan mendorong kolaborasi riset lintas universitas di Indonesia dan luar negeri. Tujuannya yakni menghasilkan penelitian yang berdampak nyata dalam kepentingan bangsa.

Pemberdayaan Alumni LPDP

Program beasiswa LPDP diharapkan akan berdampak nyata bagi kepentingan bangsa, baik lulusan dalam negeri maupun luar negeri. Dengan pemberdayaan alumni LPDP, hal ini akan membangun ekosistem alumni agar tidak berhenti pada pendidikan. Nantinya, mereka juga turut berkontribusi langsung di dunia industri, pemerintahan, dan sosial.

Pemberdayaan alumni LPDP dilakukan dengan konsep yang dapat disebut ikatan dinas kolaboratif. Alumni nantinya diarahkan untuk berkiprah di sektor yang membutuhkan SDM berkualitas tinggi.

Untuk itu, LPDP akan memperkuat kemitraan dengan BUMN, industri nasional, juga lembaga pemerintah dan daerah. Dengan demikian, LPDP tidak hanya menjadi lembaga penyedia dana, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan ekosistem kolaborasi, riset, serta inovasi lintas sektor.

Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait beasiswa LPDP dapat mengakses tautan berikut ini.

Baca juga artikel terkait BEASISWA LPDP atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat