tirto.id - Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus untuk menyisihkan sebagian penghasilannya guna membantu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Aksi donasi ini digalang sebagai bentuk solidaritas bagi ribuan pegawai yang secara regulasi tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dari pemerintah.
"Imbauan untuk berdonasi ini sifatnya sukarela dan tanpa unsur paksaan," ujar Sam'ani usai memimpin apel peringatan Hari Sampah Nasional di Lapangan Tennis Indoor Angga Sasana Kridha Kudus, Senin (23/2/2026) dikutip dari Antara.
Nantinya, kata dia, akan dikoordinasikan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) karena PPPK paruh waktu tersebar di masing-masing OPD.
Ia menjelaskan, sesuai regulasi yang berlaku PPPK paruh waktu memang tidak memperoleh THR dari pemerintah. Oleh sebab itu, ajakan berdonasi tersebut merupakan bentuk empati dan solidaritas dari ASN yang menerima THR agar dapat berbagi kebahagiaan menjelang Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sam'ani bilang, mekanisme pengumpulan donasi akan dikoordinasikan di tingkat OPD, kemudian disalurkan kepada PPPK paruh waktu melalui kepala dinas masing-masing.
"Ini sebagai bentuk solidaritas. Teman-teman OPD mengumpulkan donasi dari ASN yang berkenan berbagi kepada teman-teman yang tidak mendapatkan THR. Yang penting tidak ada pemaksaan dan dilakukan dengan ikhlas," ujarnya.
Sam'ani juga mengungkapkan program serupa pernah dia lakukan saat menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus. Saat itu, donasi dikumpulkan sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian antar pegawai di lingkungan pemerintahan.
"Aksi donasi ini dalam rangka solidaritas untuk berbahagia bersama dalam merayakan hari raya. Kami berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di kalangan ASN dapat terus terjaga, sehingga seluruh pegawai, termasuk PPPK paruh waktu tetap dapat merasakan kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Famny Dwi Arfana, siap melaksanakan arahan Bupati Kudus untuk mengajak jajaran ASN di lingkungan PMD Kudus berdonasi sesuai keikhlasan masing-masing.
"Total ASN di kantor Dinas PMD ada 32 orang, sedangkan PPPK paruh waktu ada 10 orang, serta ditambah dua tenaga alih daya (outsourcing)," ujarnya.
Nantinya, kata dia, hasil donasi dari ASN di lingkungan Dinas PMD akan diberikan kepada 12 pegawai yang secara regulasi tidak mendapatkan THR.
Sementara itu, jumlah ASN di Kabupaten Kudus tercatat sebanyak 6.741 orang, termasuk ASN yang diangkat melalui mekanisme PPPK. Sedangkan PPPK paruh waktu terdapat 2.606 orang.
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id


































