Menuju konten utama

BPS Catat Ekspor Sawit dan Batu Bara RI Anjlok di November 2025

Ekspor komoditas sawit pada November 2025 hanya mencapai 1,36 juta ton, anjlok 28,86 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

BPS Catat Ekspor Sawit dan Batu Bara RI Anjlok di November 2025
Pudji Ismartini. foto/Dok. BPS
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, mengatakan volume ekspor sejumlah komoditas unggulan Indonesia mengalami penurunan pada November 2025.

Tercatat, ekspor komoditas sawit pada November 2025 hanya mencapai 1,36 juta ton, anjlok 28,86 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

"Kemudian untuk volume ekspor batu bara pada bulan November 2025 adalah sebesar 34,17 juta ton dengan perubahan secara year on year turun sebesar 2,72 persen," ucap Pudji saat konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

Pudji menyatakan, total nilai ekspor mulai Januari-November 2025 mencapai 256,56 miliar dolar AS atau naik 5,61 persen dibandingkan total nilai ekspor Januari-November 2024. Dari total ekspor itu, nilai ekspor migas tercatat senilai 11,81 miliar dolar AS atau turun 17,64 persen.

Kemudian, nilai ekspor nonmigas tercatat naik sebesar 7,08 persen dengan nilai 244,75 miliar dolar AS. Dilihat dari sektor peningkatan nilai ekspor nonmigas, secara kumulatif terjadi di sektor industri pengolahan dan sektor pertanian.

"Sektor industri pengolahan menjadi pendorong utama atas peningkatan kinerja ekspor non-migas pada periode Januari-November 2025 dengan andil sebesar 10,41 persen," tutur Pudji.

"Ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar, yaitu minyak kelapa sawit, barang perhiasan dan barang berharga, kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, logam dasar bukan besi, serta semikonduktor dan komponen elektronik lainnya," sambung dia.

Baca juga artikel terkait EKSPOR atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana