tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca Indonesia terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat dalam periode 26 hingga 28 Januari 2026 mendatang.
Pada 26 Januari 2026, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di berbagai wilayah. Di antaranya Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Kemudian, untuk status Siaga Hujan Lebat hingga Sangat Lebat diprediksi terjadi di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Selain itu, BMKG menyebut tidak ada provinsi dengan potensi status Awas dengan intensitas hujan sangat lebat hingga ekstrem.
"Peringatan Dini Angin Kencang Banten, Jawa Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan," tulis BMKG dilansir melalui Instagram @infobmkg, Senin (26/1/2026).
Pada 27 Januari, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di wilayah Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Untuk status Siaga Hujan Lebat hingga Sangat Lebat diprediksi terjadi di Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Adapun untuk status Awas Hujan Sangat Lebat hingga Ekstrem diprediksi terjadi di Jawa Barat.
"Peringatan Dini Angin Kencang Banten, Jawa Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara," katanya.
Sementara itu, pada 28 Januari, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di wilayah Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papa Barat Daya, Papua Barat, dan Papua.
Untuk status Siaga Hujan Lebat hingga Sangat Lebat diprediksi terjadi di Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Lalu, tidak ada provinsi yang diprediksi akan yerjadi hujan sangat lebat hingga ekstrem.
"Peringatan Dini Angin Kencang Banten, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur," tuturnya.
Lebih lanjut, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 26 - 29 Januari 2026. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan Yogyakarta hingga NTT.
BMKG menyebut bahwa kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian selatan, Laut Jawa bagian tengahı, Laut Bali, Selat Makassar bagian tengah, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya.
Kemudian, di Laut Arafuru bagian tengah, Selat Malaka bagian utara, Laut Jawa bagian barat, Laut Jawa bagian timur, Laut Sumbawa, Selat Makassar hagian selatan, Laut Seram, Samudra Pasifik utara Papua Barat, Samudra Pasifik utara Papua, dan Laut Arafuru bagian timur.
Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.5 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Kep. Nias, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Jawa Tengala, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan NTT, Samudra Hindia selatan NTB.
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tutur BMKG.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id

































