Menuju konten utama

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Daerah Pesisir Akhir Agustus

Eko mengatakan bahwa banjir pesisir ini secara umum berpotensi berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan pesisir.

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Daerah Pesisir Akhir Agustus
Pengendara motor melintasi genangan rob di Muara Angke, Jakarta, Rabu (25/6/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada akhir bulan Agustus 2025. Hal ini berkaitan dengan adanya fenomena fase Bulan Baru pada 23 Agustus yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

“Adanya fenomena Fase Bulan Baru pada tanggal 23 Agustus 2025 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum,” ujar Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (21/8/2025).

Eko mengatakan bahwa banjir pesisir ini secara umum berpotensi berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan pesisir seperti aktivitas bongkar-muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia pada 20 hingga 30 Agustus 2025. Adapun sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain:

- Sumatera Utara: Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan (22–28 Agustus).

- Kepulauan Riau: Batam (23–27 Agustus), Bintan (23–25 Agustus), Dabo Singkep (20–24 Agustus), Karimun (22–25 Agustus), Natuna (22–23 Agustus).

- Bangka Belitung: Pangkalpinang, Tanjungpandan (20–26 Agustus).

- Jakarta: Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Angke (20–22 Agustus).

- Jawa: Semarang, Demak, Pekalongan, Tegal, Brebes (20–24 Agustus); pesisir selatan Jawa Barat (23–28 Agustus); Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul (23–29 Agustus).

- Wilayah lain: Bali (22–25 Agustus), NTB (22–24 Agustus), NTT (22–24 Agustus), Kalimantan Utara (23–27 Agustus), Kalimantan Selatan (20–27 Agustus), Kalimantan Barat (20–24 Agustus), Sulawesi Utara (21–23 Agustus), Maluku (26–30 Agustus).

“Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” kata Eko.

Baca juga artikel terkait BANJIR ROB atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher