Menuju konten utama

Bidik Gen Z, Koperasi Merah Putih Karanganyar Bangun Kedai Kopi

Kehadiran unit usaha kedai kopi di Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menarik minat dan menggaet partisipasi para generasi muda.

Bidik Gen Z, Koperasi Merah Putih Karanganyar Bangun Kedai Kopi
Pembukaan unit usaha kedai kopi Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Cangakan, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026).
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Cangakan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menargetkan Gen-Z sebagai pembelinya. Hal ini karena usaha mereka dalam mengembangkan koperasi pertanian kopi di daerah tersebut.

Koperasi ini menyajikan berbagai varian kopi populer yang digemari masyarakat, mulai dari americano, kopi susu, kopi desa, hingga kopi merah putih latte.

Ketua KKMP Cangakan, Sigit Danang Jaya, menyampaikan bahwa seluruh anggaran modal untuk memulai unit usaha kedai kopi ini murni bersumber dari hasil swadaya mandiri para pendiri koperasi. Diketahui, terdapat 75 orang yang menjadi perintis berdirinya koperasi tingkat kelurahan tersebut.

Menurut Sigit, keputusan memilih bisnis kopi didasari oleh tren pasar saat ini. Kopi merupakan salah satu minuman yang sangat digemari oleh semua kalangan masyarakat, baik generasi muda maupun tua.

Potensi ini diperkuat dengan melihat menjamurnya usaha kedai kopi di wilayah Karanganyar, salah satunya di sepanjang trotoar Jalan Lawu.

"Maka kami memilih kopi sebagai alternatif mengembangkan salah satu usaha KKMP Cangakan," kata Sigit kepada wartawan usai acara peluncuran kedai pada Rabu (8/7/2026).

Mengenai unit usaha lainnya ke depan, Sigit menegaskan pihak KKMP Cangakan akan terus mengikuti program yang dicanangkan oleh pemerintah, sembari aktif menggali potensi lokal yang potensial dikembangkan sebagai unit bisnis baru.

Ia juga menaruh harapan agar nantinya koperasi mereka bisa memiliki fasilitas gerai koperasi permanen seperti yang ada di desa-desa lain pada umumnya, serta mendapatkan dukungan kendaraan operasional.

Plt Ketua Dewan Koperasi Kabupaten Karanganyar, Muhammad Maksum, berharap kehadiran unit usaha koperasi seperti ini mampu menarik minat dan menggaet partisipasi para generasi muda.

Terlebih lagi, momentum peluncuran unit usaha mandiri ini dirasa sangat pas karena bertepatan dengan peringatan Bulan Koperasi.

"Harapannya bisa menjadi penopang ekonomi di Kelurahan Cangakan sekaligus untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan," terang Maksum.

Sebelumnya, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi desa yang berkeadilan sekaligus mengembalikan nilai tambah hasil produksi masyarakat agar dinikmati di tingkat desa.

Farida mengungkapkan salah satu realitas pahit ekonomi hilir seperti bagaimana petani di desa menanam padi, namun penentuan harga jual justru didikte oleh para tengkulak karena keterbatasan modal tunai masyarakat lokal.

"Kita ingin gabah itu dibeli melalui Koperasi Desa Merah Putih, dikeringkan, lalu dikemas menjadi beras premium di desa itu sendiri. Ketika ada kenaikan nilai jual 30 persen hingga 50 persen, pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan itu terjadinya di desa, bukan dibawa keluar oleh pabrik-pabrik besar," kata Farida dalam keterangannya yang diterima di Blitar, Jawa Timur, Senin (8/7/2026) dilansir dari Antara.

Baca juga artikel terkait KOPERASI MERAH PUTIH

tirto.id - Sosial Budaya
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto