Menuju konten utama

Bertemu Presiden Prabowo, MBZ Setuju Tambah Investasi ke RI

Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia dalam menjaga iklim investasi yang kondusif serta berkelanjutan bagi investor PEA.

Bertemu Presiden Prabowo, MBZ Setuju Tambah Investasi ke RI
Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Istana Qasr Al Shatie, Abu Dhabi, pada Rabu, 9 April 2025. (FOTO/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

tirto.id - Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), menyetujui komitmen negaranya untuk menambah investasi ke Indonesia dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/2/2026) waktu setempat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan kesepakatan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden MBZ sebagai langkah untuk memperkuat ekonomi dan kemitraan kedua negara.

"Pertemuan membahas kerja sama peningkatan investasi. Bilateral ditingkatkan. UAE ingin meningkatkan investasinya di Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026).

Indonesia saat ini dipandang sebagai mitra strategis utama PEA di kawasan Asia Tenggara, terutama pada bidang energi, infrastruktur, dan pengembangan ekonomi masa depan. Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo menyambut baik komitmen investasi PEA.

Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia dalam menjaga iklim investasi yang kondusif serta berkelanjutan, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi investor PEA di berbagai sektor prioritas nasional.

Teddy menambahkan, pertemuan kedua kepala negara ini semakin menegaskan arah kemitraan strategis Indonesia dan PEA yang lebih komprehensif.

Momen ini juga sangat bermakna karena bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2026. Setengah abad hubungan diplomatik tersebut kini memasuki fase baru yang berorientasi pada investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kemitraan masa depan.

Dalam kunjungan diplomatik ini, suasana akrab juga terlihat saat Presiden Prabowo berbuka puasa bersama Presiden MBZ.

Keduanya tampak berbincang santai di bawah pepohonan palem kompleks Istana Qasr Al Bahr sebelum melanjutkan santap malam dengan hidangan khas Timur Tengah di dalam ruangan.

Melalui akun Instagram resminya @prabowo, Presiden Prabowo bersyukur atas momen kebersamaan di bulan suci Ramadan tersebut.

“Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh berkah, saya berkesempatan berbuka puasa bersama Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat persahabatan sekaligus memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan UEA demi kesejahteraan rakyat kedua negara,” ujar Prabowo.

Pertemuan bilateral ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi kedua negara. Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha.

Sementara itu, Presiden MBZ didampingi Wakil Ketua Mahkamah Kepresidenan Hamdan bin Mohamed Al Nahyan, Penasihat Mahkamah Kepresidenan Mohamed bin Hamad Al Nahyan, Penasihat Urusan Strategis Ahmed Al Mazrouei, Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei, serta Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri.

Baca juga artikel terkait INVESTASI atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Insider
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi