tirto.id - Penjualan properti primary BCA tumbuh 30 persen secara year on year pada kuartal II 2026. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan pertumbuhan tersebut merupakan perbandingan penjualan primary pada kuartal II dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Jadi mungkin revisi teman-teman tadi Pak San menyampaikan bahwa yang 30 persen growth-nya year on year itu adalah second quarter to second quarter. Di primary-nya,” kata Hera dalam konferensi pers BCA Expo 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengatakan pangsa pasar BCA untuk KPR di luar subsidi mencapai 21,3 persen.
“Ini adalah salah satu strategi kita untuk mendorong. Karena teman-teman juga tahu ya, kita saat ini, kalau saya spill sedikit datanya data publik ini, market share BCA itu lumayan tinggi untuk KPR. Di luar KPR subsidi, kita itu 21,3 persen market sharenya. Dan itu data publik, jadi available,” kata Haryanto.
Haryanto juga mengatakan pangsa pasar berdasarkan booking KPR BCA berada di atas 26 persen pada tahun ini.
“Dan tahun ini pun, booking-an kita itu termasuk masih yang paling besar. Market share di booking kita di atas 26 persen,” ujarnya.
Dia mengatakan pangsa pasar BCA tetap meningkat meskipun pertumbuhan kredit KPR tahun ini lebih lambat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jadi meskipun memang pertumbuhan kredit KPR tahun ini lebih lambat dibandingkan tahun lalu, tapi market share kita itu masih terus meningkat,” katanya.
Dari sisi karakter nasabah, Ketua Panitia BCA Expo 2026 sekaligus EVP Consumer Credit BCA Melani Megawati mengatakan nasabah KPR BCA banyak berasal dari kelompok usia muda hingga 35 tahun.
“Kalau lihat data KPR kita justru yang lebih banyakannya tuh muda. Masih inginnya sampai dengan 35-an. Jadi memang segmennya itu segmen-segmen yang masih produktif untuk ambil KPR,” kata Melani.
Melani mengatakan kondisi tersebut sesuai dengan demografi nasabah KPR BCA yang banyak berasal dari usia produktif.
“Dan memang ini sesuai dengan demografi di KPR kita memang masih usia produktif yang banyak di tempat kita,” ujarnya.
Penulis: Nanda Surya
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id







































