Bacaan Niat Mandi Idul Fitri & Tata Cara Mandi Sebelum Sholat Ied

Penulis: Syamsul Dwi Maarif, tirto.id - 29 Apr 2022 15:00 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Bacaan niat mandi Idul Fitri dan tata cara mandi sebelum sholat Ied.
tirto.id - Mandi Idul fitri merupakan amalan sunnah yang dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad saw. Waktu pelaksanaan mandi sunnah idul fitri ini dapat dilakukan sebelum atau sesudah subuh. Mandi ini dapat dilakkan baik oleh muslim laki-laki maupun perempuan, meskipun sedang uzur untuk tidak mendirikan salat Idul fitri.

Umat Islam sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Idul fitri 1443 Hijriah. Menurut Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1443 H, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan bahwa Idul fitri 1443 H akan jatuh pada Senin Pon, 2 Mei 2022 M.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan mengumumkan kapan Idul fitri 1443 H usai penetapan hasil keputusan sidang isbat pada Minggu, 1 Mei 2022 di Auditorium HM Rasjidi Kemenag, Jakarta.


Mandi Hari Raya Idul Fitri: Hukum & Waktu Pelaksanaan


Salah satu amalan yang dilaksanakan oleh umat Islam sebelum mendirikan shalat Idul fitri ialah mandi sunnah. Mandi ini berlaku untuk umat Islam baik laki-laki maupun perempuan sebelum berangkat ke masjid atau tempat ibadah lainnya. Mandi ini juga disunnahkan kepada mereka yang tidak dapat ikut mendirikan salat Idul fitri seperti orang yang sakit, haid, nifas, dan sebagainya.

Ajuran pelaksanaan amalan sunah ini dicontoh langsung oleh Rasulullah saw. Diriwayatkan dari jalur Ibnu Abbas, ia berkata "bahwasanya Nabi saw. mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.” (H.R. Ibnu Majah)

Anjuran mandi sunnah ini juga dijelaskan dalam riwayat dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata, “Mandi pada hari Jumat, hari ‘Arafah, hari Idul Adha dan Idul Fitri.” (H.R. Al Baihaqi)

Waktu pelaksanaan mandi hari raya Idul fitri dapat dilakukan sebelum atau setelah salat subuh. Dalam “8 Kesunahan saat Idul Fitri dan Penjelasannya” (NU Online) oleh M. Mubasysyarum Bih, disebutkan, pemilihan waktu ini merupakan petunjuk Imam al-Ghazali dalam Majmu'ah Rasail.

Syekh al-Baijuri dalam kitab Hasyiyatu Asy-Syaikh Ibrahim al- Baijuri ala Syarh al-Allamah Ibn al-Qasim al-Ghazi ‘ala Matn asy-Syaikh Abi Syuja’ menjelaskan bahwa mandi hari raya Idul fitri tesebut dapat dilaksanakan mulai tengah malam.

Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri


Seperti amalan sunnah lainnya dalam Islam, sebelum mandi hari raya Idul fitri, dapat dilafalkanniat terlebih dahulu dalam bahasa Arab sebagai berikut.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ اْلفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Arab latinnya: Nawaitul ghusla li ‘îdil fithri sunnatan lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku niat mandi untuk merayakan Idul Adha/Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah taála.”


Tata Cara Mandi Hari Raya Idul Fitri


Berikut tata cara dan adab dalam melakukan mandi hari raya Idul fitri.

  • Terlebih dahulu membaca niat mandi hari raya Idul Fitri seperti yang telah dituliskan di atas.
  • Membasuh seluruh tubuh dari atas sampai bawah, kanan dan kiri, dengan menggunakan air suci yang menyucikan.
  • Pada guyuran atau basuhan air pertama, lafalkan niat mandi Hari Raya Idul Fitri di dalam hati.
  • Dahulukan mengguyur anggota tubuh bagian kanan. Setelah selesai baru mengguyur anggota tubuh bagian kiri.
  • Menggosok bagian lipatan tubuh, agar memastikan seluruh tubuh telah terkena air.
  • Terakhir, lanjutkan mandi seperti biasanya. Misalnyai menggunakan sabun, sampo untuk keramas, menyikat gigi, mencuci muka, dan seterusnya.

Baca juga artikel terkait IDUL FITRI 2022 atau tulisan menarik lainnya Syamsul Dwi Maarif
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Fitra Firdaus

DarkLight