









tirto.id - Ketegangan geopolitik di Amerika Latin mencapai titik kritis setelah Amerika Serikat melancarkan operasi militer skala besar di wilayah Venezuela pada Sabtu, 3 Januari 2026. Operasi yang diberi sandi "Absolute Resolve" ini melibatkan serangan udara di berbagai titik strategis, termasuk ibu kota Caracas, yang menyebabkan lumpuhnya sejumlah instalasi militer penting negara tersebut.
Serangan sepihak ini memicu gelombang kecaman internasional. Tiongkok dan Rusia mengutuk keras penggunaan kekuatan militer oleh AS, menyebutnya sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara.
Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyerukan agar semua pihak menahan diri. Indonesia mendorong stabilitas keamanan di kawasan Amerika Latin dan menekankan pentingnya solusi damai pasca-penangkapan Maduro.
Hingga saat ini, situasi di perbatasan Venezuela, terutama dengan Brasil, tetap tegang seiring dengan penutupan wilayah perbatasan untuk mencegah ketidakstabilan lebih lanjut.
FOTO / AFP
Masuk tirto.id

































