Menuju konten utama

Arti Nama Leo XIV yang Dipilih Robert F Prevost Paus Baru 2025

Apa arti nama Leo yang dipilih oleh Paus Leo XIV, Robert F Prevost? Nama ini pernah digunakan juga oleh paus-paus sebelumnya.

Arti Nama Leo XIV yang Dipilih Robert F Prevost Paus Baru 2025
Kardinal Robert F. Prevost. Foto/Reuters
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kardinal Robert F Prevost telah diumumkan sebagai paus baru dan telah memilih nama Paus Leo XIV. Tidak ada aturan tertulis atau kriteria resmi untuk nama paus, tetapi mereka memilih nama yang memiliki makna dalam tradisi Katolik.

Nama yang dipilih paus baru akan "menunjukkan semangat, arah, dan visi tertentu dari paus baru," kata Dennis Doyle, seorang teolog dan profesor emeritus studi agama di Universitas Dayton, dikutip CBS News.

"Hal pertama yang akan Anda cari adalah, paus mana yang memiliki nama itu sebelumnya?" katanya. "Itu akan menandakan sesuatu tentang arah yang ingin diambil paus."

Apa Arti Nama Leo?

Leo adalah nama kelima yang paling populer yang dipilih oleh para paus. Nama Leo berarti "singa" dalam bahasa Latin, yang menandakan keberanian dan kekuatan.

Dalam warisan Katolik, nama ini juga merujuk pada Paus pertama Leo, atau "Leo yang Agung," menurut Ensiklopedia Katolik. Pada tahun 452 M, Leo bertemu langsung dengan Atilla the Hun dan membujuknya agar tidak menyerang dan menghancurkan Kekaisaran Romawi.

Direktur Takhta Suci Vatikan Matteo Bruni mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis (8/5) bahwa nama tersebut merupakan "referensi langsung kepada Leo XIII," paus terakhir yang menggunakan nama Leo.

Paus Leo XIII, yang memimpin Gereja Katolik dari tahun 1878 hingga kematiannya pada tahun 1903, merupakan tokoh pendiri tradisi keadilan sosial Katolik.

Ia dikenal karena ensikliknya "Rerum Novarum," yang berarti "Tentang Hal-Hal Baru," yang "dianggap sebagai dasar bagi doktrin sosial Gereja yang modern," kata Bruni, dikutip ABC News.

"Jika menilik sejarah, para Leo adalah paus yang kuat," kata Pastor Vito Crincoli. "Seperti Leo XIII, ia mencintai umatnya. Ia mencintai umatnya. Umatnya, ia menganggap manusia bukan mesin. Pekerjaan seorang manusia adalah cerminan martabatnya."

Meskipun para paus tidak diwajibkan untuk mengubah nama mereka, setiap paus selama 470 tahun terakhir telah melakukannya, biasanya memilih nama pendahulu untuk menghormati mereka dan mengisyaratkan niat mereka untuk meniru teladannya. Paus Fransiskus merupakan pengecualian yang menonjol, yang memilih bukan nama mantan paus tetapi nama Santo Fransiskus dari Assisi, ulama abad ke-13 dan santo pelindung hewan dan lingkungan.

Siapa Paus Leo Sebelum Leo XIV?

Leo telah dipilih 13 kali sebelumnya. Nama Leo mengingatkan kembali pada Paus Leo yang Agung, paus pertama dengan nama Leo. Dikenal juga sebagai Paus Leo I, masa kepausannya berlangsung dari tahun 440 hingga 461. Ia terkenal karena bertemu dengan Attila the Hun dan mencegahnya menyerang Roma.

Mengutip CBS News, Leo I juga dikenal sebagai "seorang reformis intelektual dan teologis yang hebat. Ia menulis Leo's Tome, sebuah dokumen yang memengaruhi doktrin resmi yang mendefinisikan Yesus Kristus sebagai manusia seutuhnya dan juga ilahi sepenuhnya.

Paus terakhir yang menggunakan nama Leo, Paus Leo XIII, yang merupakan kepala Gereja Katolik antara tahun 1878 dan 1903. Ia paling terkenal karena menulis Rerum Novarum.

Rerum Novarum membahas hak-hak pekerja dan kapitalisme pada awal era industri dan dianggap sebagai ensiklik sosial Katolik pertama, yang meletakkan dasar bagi pemikiran sosial Katolik modern.

Ini dapat menunjukkan bahwa Paus Leo XIV tertarik dalam mempromosikan ajaran sosial Katolik di dunia saat ini. Karena itu, pilihan nama Paus Leo XIV juga menunjukkan kelanjutan dari sebagian besar pelayanan Paus Fransiskus.

Sebelumnya, Paus Fransiskus, yang nama lahirnya adalah Jorge Mario Bergoglio, memilih nama kepausan yang belum pernah dipilih oleh paus sebelumnya. Bagi Fransiskus, nama itu merujuk pada Santo Fransiskus dari Assisi, yang dikenal karena kedermawanannya dan kesederhanaannya.

Beberapa nama alkitabiah yang belum pernah digunakan oleh paus adalah Joseph, James, dan Andrew. Para paus juga tidak memilih nama Petrus, karena menghormati Santo Petrus, seorang murid Yesus yang diakui sebagai paus pertama, kata para ahli.

Baca juga artikel terkait PAUS atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Iswara N Raditya