tirto.id - Bagi mahasiswa baru, salah satu hal penting yang akan diterima saat proses registrasi adalah Nomor Pokok Mahasiswa (NPM). NPM mahasiswa menjadi identitas penting selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Lantas, apa itu NPM mahasiswa? Bagaimana cara membacanya? Artikel ini akan membahas tuntas tentang NPM beserta cara mengeceknya di sistem PDDikti.
Apa itu NPM Mahasiswa?
Dilansir dari laman Instagram resmi Universitas Padjadjaran (Unpad), Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) adalah nomor identitas resmi yang diberikan kepada mahasiswa setelah menyelesaikan proses registrasi. Nomor ini bersifat unik dan akan melekat pada setiap mahasiswa selama menempuh studi di kampus.
NPM digunakan dalam berbagai keperluan administratif kampus, mulai dari pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pembayaran UKT, hingga saat wisuda.
Selain itu NPM digunakan sebagai identitas login ke berbagai platform kampus seperti e-learning, portal akademik, dan berbagai sistem lainnya.
NPM mahasiswa juga dapat digunakan untuk membedakan mahasiswa antar program studi, angkatan, status perkuliahan, hingga administrasi kampus.
Oleh karena itu, setiap mahasiswa perlu memahami apa itu NPM mahasiswa, bagaimana struktur angkanya, dan cara cek NPM ke PDDikti.
Format Umum NPM Mahasiswa
Format NPM bisa berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing perguruan tinggi. Umumnya, NPM mahasiswa menyimpan informasi penting seperti fakultas, program studi, angkatan, hingga nomor urut mahasiswa.
Sebagai contoh, NPM Unpad terdiri dari 12 digit angka dengan struktur:
2 digit kode fakultas - 2 digit kode program studi - 2 digit kode jenjang pendidikan - 2 digit tahun angkatan - 1 digit kode status mahasiswa - 3 digit terakhir nomor urut pendaftaran
Sebagai contoh:
Mahasiswa Unpad A memiliki NPM 160110230145
Artinya:
16 = Kode Fakultas
(Contoh: 16 = Fakultas Kedokteran Gigi)
01 = Kode Program Studi
(01 bisa berarti prodi tertentu dalam fakultas yang bersangkutan)
10 = Kode Jenjang Pendidikan
(10 = Sarjana S1)
23 = Tahun Angkatan
(Mahasiswa masuk pada tahun 2023)
0 = Kode Status Mahasiswa Reguler
145 = Nomor Urut Pendaftaran
(Mahasiswa ke-145 dalam program studi tersebut di tahun itu)
Cara Cek NPM Mahasiswa di PDDikti
Untuk memastikan apakah NPM mahasiswa sudah tercatat secara resmi di sistem nasional pendidikan tinggi, mahasiswa perlu mengetahui cara cek NPM Mahasiswa di PDDikti.
Hal ini sangat penting, terutama untuk keperluan beasiswa, pertukaran pelajar, atau bahkan saat akan melamar kerja. Salah satu cara paling mudah untuk mengecek validitas dan status mahasiswa adalah melalui PDDikti.
PDDikti atau Pangkalan Data Pendidikan Tinggi adalah sistem yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Mengutip laman resminya di https://pddikti.kemdiktisaintek.go.id/, PDDikti merupakan basis data penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia yang bersifat nasional, lengkap, akurat, tepat waktu, aman, dan mudah diakses oleh pemangku kepentingan.
PDDikti mencatat semua aktivitas mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia, termasuk data registrasi, program studi, status aktif kuliah, hingga kelulusan. Maka dari itu, penting bagi mahasiswa untuk mengecek NPM mahasiswa mereka agar yakin datanya tercatat dengan benar.
Berikut ini langkah-langkah untuk cek NPM mahasiswa di PDDikti:
- Buka laman https://pddikti.kemdiktisaintek.go.id/
- Masukkan nama mahasiswa atau NPM dan nama perguruan tinggi
- Klik tombol kaca pembesar untuk melakukan pencarian
- Lakukan verifikasi Captcha sesuai yang diminta sistem
- Sistem akan menampilkan data seperti:
- Nama lengkap
- Perguruan Tinggi
- Jenis Kelamin
- Tanggal Masuk
- NIM
- Jenjang - Program Studi
- Status Awal Mahasiswa
- Status Terakhir Mahasiswa (aktif, cuti, lulus, drop out)
Penulis: Robiatul Kamelia
Editor: Robiatul Kamelia & Yantina Debora
Masuk tirto.id
































