Menuju konten utama

Apa itu Garda Revolusi Iran, Dinyatakan Teroris oleh Uni Eropa?

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menjadi bagian dari organisasi teroris yang ditetapkan Uni Eropa baru-baru ini. Iran menyebut kebijakan itu tidak logis.

Apa itu Garda Revolusi Iran, Dinyatakan Teroris oleh Uni Eropa?
Ilustrasi korps garda revolusi iran. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi dikategorikan sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa, menyusul terbunuhnya ribuan warga Iran dalam unjuk rasa sejak Desember 2025 lalu. Apa sebenarnya Garda Revolusi Iran itu?

Penetapan Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris itu dilakukan dalam pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels pada Kamis (29/1/2026). Menurut diplomat Uni Eropa, Kaja Kallas, keputusan ini membuat IRGC dianggap setara dengan Al Qaeda, ISIS, dan Hamas oleh Eropa.

Seturut BBC, penetapan IRCG sebagai organisasi teroris ini dipimpin oleh Italia. Setelah itu, negara-negara lain mulai menyetujuinya, termasuk Prancis.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyatakan bahwa Garda Revolusi Iran telah terlibat dalam "represi paling kejam dalam sejarah modern" negara tersebut.

"Tidak akan ada impunitas untuk kejahatan yang dilakukan," kata Barrot pada Kamis (29/1/2026).

Langkah Uni Eropa ini mengikuti Australia, Kanada, dan Amerika Serikat (AS) yang sudah lebih dulu menetapkan Garda Revolusi Iran sebagai kelompok teroris.

Dengan dimasukkannya IRGC dalam daftar kelompok teroris oleh Uni Eropa, organisasi tersebut kini dikenai sanksi seperti larangan perjalanan dan pembekuan aset.

Sementara itu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran merespons keputusan itu dengan kecaman. Dalam keterangan yang diberitakan Kantor Berita Republik Iran (IRNA), keputusan itu disebut "tidak logis, tidak bertanggung jawab, dan dengki".

"Konsekuensi berbahaya dari keputusan yang agresif dan provokatif ini akan jadi tanggung jawab pembuat kebijakan Eropa," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, dinukil dari CNN.

Profil Korps Garda Revolusi Iran

Korps Garda Revolusi Islam Iran dibentuk pada 1979, seiring dengan terjadinya revolusi yang dipimpin oleh Ayatollah Ali Khamenei di Negeri Para Mullah tersebut. IRGC beroperasi secara terpisah dari angkatan bersenjata Iran.

Akan tetapi, meskipun terpisah dari angkatan bersenjata Iran, IRGC merupakan struktur militer terkuat Iran. Mereka memiliki cabang di semua lini, baik darat, laut, udara, intelijen, dan pasukan khususnya sendiri.

Dalam struktur hierarki kekuasaan Iran, IRGC melapor langsung ke pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Tugas utama mereka adalah mempertahankan sistem negara Islam di Iran. Dengan mandat tersebut, Garda Revolusi Iran diberi akses terhadap senjata strategis Iran.

Diperkirakan, IRGC memiliki 150.000 hingga 190.000 personel tentara, termasuk unit ekspedisi elite yang dikenal sebagai Pasukan Quds. Pasukan elite Garda Revolusi Iran telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS sejak 2007.

Garda Revolusi Iran juga dilaporkan memiliki afiliasi dengan sejumlah kelompok paramiliter. Salah satu yang paling kentara adalah Pasukan Perlawanan Basij.

Pasukan Perlawanan Basij merupakan unit milisi berisi sukarelawan paramiliter. Menurut Institut Studi Perang yang berbasis di AS, unit paramiliter beranggotakan 450.000 orang itu berperan penting dalam menekan protes anti-pemerintah di Iran.

Baca juga artikel terkait INTERNASIONAL atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar