tirto.id - Anggota Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Umar Hasan Alue Bahasyim, mengecam dan menyoroti acara perpisahan salah satu sekolah yang mengundang disjoki atau Disc Jockey (DJ) di Kabupaten Tapin.
"Acara perpisahan sekolah mengundang DJ sesuatu yang tidak sesuai kearifan lokal serta norma agama," ujar Habib Umar ketika dikonfirmasi di Banjarmasin, Selasa (27/5/2025).
Diketahui, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Tapin Kalsel melakukan perpisahan diduga mengundang DJ hingga viral melalui media sosial di Kalsel.
Terkait hal itu, Komisi IV DPRD Kalsel berencana memanggil Kepala SMK "Bumi Ruhui Rahayu" Tapin yang melakukan perpisahan mengundang DJ tersebut.
Habib Umar mengaku SMK Tapin bukan asal daerah pemilihannya. Tapi menurutnya, masyarakat Tapin harus memperhatikan kearifan lokal terkait nuansa religius penduduk Kalsel dengan menempatkan sesuatu secara profesional dan proporsional atau sesuai tempatnya.
Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (dapil) Kalsel II/Kabupaten Banjar itu juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel memberikan teguran kepada kepala sekolah yang menggelar perpisahan sekolah tidak sesuai petunjuk.
"Memanggil Kepala SMK Tapin yang perpisahan sekolah viral tersebut insya Allah pada hari ini,” ucap Habib Umar.
Sebelumnya, Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel yang dipimpin Ketua Jihan Hanifha meminta Disdikbud Provinsi Kalsel mencopot Kepala SMA Negeri 1 Sungai Tabuk Kabupaten Banjar karena menggelar perpisahan di tempat heburan malam Hexagon di Banjarmasin pada beberapa waktu lalu.
Masuk tirto.id


































