Menuju konten utama

Amien Sunaryadi Lengser, Tony Hoesodo Jadi Komisaris Utama PGN

Perubahan ini disetujui berdasarkan hasil pemungutan suara sekitar 77,98 persen dari pemegang saham yang hadir dalam RUPS LB PGN.

Amien Sunaryadi Lengser, Tony Hoesodo Jadi Komisaris Utama PGN
Teknisi memeriksa jaringan gas di Mobile Refueling Unit (MRU) milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/12/2019). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan perubahan susunan pengurus perusahaan, termasuk di jajaran komisaris dan direksi, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (27/8/2025).

Perubahan ini disetujui berdasarkan hasil pemungutan suara sekitar 77,98 persen dari pemegang saham yang hadir. Yang menarik dari restrukturisasi ini adalah pengangkatan Tony Setia Boedi Hoesodo sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen.

Tony, yang sebelumnya menduduki posisi Komisaris Independen di perusahaan, resmi menggantikan Amien Sunaryadi. Selain Tony, pemegang saham juga menunjuk sejumlah nama baru untuk mengisi posisi komisaris.

Edward Omar Sharif Hiariej, Rambe Kamarulzaman, dan Thanon Aria Dewangga ditetapkan sebagai komisaris. Sementara itu, Conny Lolyta Rumondor dan Widjono Hardjanto diangkat sebagai komisaris independen.

Di sisi direksi, Arief Kurnia Risdianto, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur di PGN, ditunjuk sebagai Direktur Utama baru menggantikan Arief Setiawan Handoko.

RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Catur Dermawan, Aldiansyah Idham, Mirza Mahendra, Hery Murahmanta, dan Eri Surya Kelana sebagai direktur.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan bahwa formasi kepemimpinan yang baru ini diharapkan dapat membawa perusahaan semakin solid dan lincah dalam menghadapi tantangan volatilitas perekonomian dan sektor energi.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi yang telah mengantarkan PGN untuk mencapai kinerja terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Fajriyah melalui keterangan resmi.

PGN berkomitmen untuk melanjutkan pengembangan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi guna memastikan keterjangkauan energi bagi masyarakat.

Fajriyah menambahkan bahwa inisiatif baru akan menyertai langkah PGN dalam menjalankan core business untuk memberikan nilai tambah bagi negara dan masyarakat.

“Diversifikasi bisnis gas bumi juga akan terus berkembang untuk mengoptimalkan peran gas bumi dalam rangka percepatan transisi energi menuju Net Zero Emission. Dukungan dari pemerintah dan seluruh stakeholder akan memperkuat PGN untuk mencapai target-target pemanfaatan gas bumi untuk ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Adapun susunan direksi dan komisaris PGN yang baru adalah sebagai berikut:

Komisaris

Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Tony Setia Boedi Hoesodo

Komisaris: Edward Omar Sharif Hiariej

Komisaris: Rambe Kamarulzaman

Komisaris: Thanon Aria Dewangga

Komisaris Independen: Conny Lolyta Rumondor

Komisaris Independen: Widjono Hardjanto

Direksi

Direktur Utama: Arief Kurnia Risdianto

Direktur Keuangan: Catur Dermawan

Direktur Komersial: Aldiansyah Idha

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis: Mirza Mahendra

Direktur Infrastruktur dan Teknologi: Hery Murahmanta

Direktur Manajemen Risiko: Eri Surya Kelana

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis: Rachmat Hutama

Baca juga artikel terkait KOMISARIS BUMN atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana