Menuju konten utama

Airlangga: Tak Ada Diskon Listrik 2026, Diganti Subsidi Tiket

Pemerintah siapkan paket stimulus senilai Rp12,83 triliun guna menekan laju inflasi yang menembus 3,55 persen pada Januari 2026.

Airlangga: Tak Ada Diskon Listrik 2026, Diganti Subsidi Tiket
Pelanggan memasukkan kode token ke meteran listrik prabayar di Rusunawa Puday, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (27/1/2026). ANTARA FOTO/Andry Denisah/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah tidak memberikan diskon tarif listrik pada tahun 2026. Sebagai gantinya, pemerintah menyiapkan paket stimulus senilai Rp12,83 triliun yang mencakup diskon tiket transportasi hingga 30 persen dan bansos pangan guna menekan laju inflasi yang menembus 3,55 persen pada Januari 2026.

"Jadi, tahun ini kan [inflasi tahunan Januari 2026] 3,55 persen. Tahun lalu karena kita kasih diskon listrik 50 persen kepada 90 juta keluarga," ucapnya usai kegiatan Indonesia Economic Summit di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Tak seperti tahun lalu, Airlangga lantas memastikan bahwa tidak ada penerapan diskon listrik tahun ini. Namun, untuk menekan laju inflasi, pemerintah menyediakan diskon lain.

Salah satunya, diskon tarif tiket pesawat hingga 16 persen. Melalui diskon tersebut, pemerintah bakal menanggung pajak pertambahan nilai (PPN) tiket pesawat untuk kelas ekonomi penerbangan domestik. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan diskon untuk bandara.

"Avtur pun akan ada diskon. Kemudian, untuk laut [kapal] maupun kereta api, diskonnya [tiket kapal dan kereta api] 30 persen. Kemudian, juga akan ada diskon [tarif] jalan tol sampai dengan 20 persen," urai Airlangga.

Menurut dia, pemerintah menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp200 miliar untuk sejumlah diskon tersebut. Selain penerapan diskon, pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk sebagian masyarakat.

"Satu lagi, kami memberikan bansos berupa beras 10 kilogram untuk dua bulan. Ditambah Minyak Kita untuk dua bulan. Nah, itu besarannya sekitar Rp12 triliun," ucap Airlangga.

Baca juga artikel terkait DISKON LISTRIK atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah