Menuju konten utama

Agrinas Bakal Kelola 833 Ribu Hektare Lahan Sawit Hasil Sitaan

Penyitaan sebelumnya telah lahan dilakukan di empat provinsi yakni Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

Agrinas Bakal Kelola 833 Ribu Hektare Lahan Sawit Hasil Sitaan
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan) berbincang dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (ketiga kiri), Jaksa Agung ST Burhanuddin (kedua kiri), Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh (kanan), Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon (kiri) dan Dirut PT Agrinas Palma Nusantara Agus Sutomo (ketiga kanan) saat Penyerahan 221 ribu hektar lahan sawit di Danareksa Tower, Jakarta, Senin (10/3/2025). Kejaksaan Agung resmi menyerahkan lahan sawit seluas 221 ribu hektare (ha) kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam rangka optimalisasi lahan untuk ketahanan pangan, dimana aset tersebut merupakan aset kasus korupsi PT Duta Palma. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.

tirto.id - PT Agrinas Nusantara Palma (Persero) bakal mengelola 833.413,46 hektare lahan kelapa sawit. Lahan tersebut merupakan bagian dari penyitaan lahan yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Kejaksan Agung (Kejagung).

Penyitaan sebelumnya telah lahan dilakukan di empat provinsi. Keempatnya yakni Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

"Ini adalah satu fakta sejarah bahwa, sepengetahuan saya, belum pernah ada perusahaan BUMN yang mengelola [lahan] sawit sejumlah 833 ribu hektare besarnya," ujar Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025).

Ia menyebutkan, proses penyerahan penguasaan lahan itu bermula dari Satgas PKH menyerahkan lahan yang disita dari empat provinsi kepada kementerian terkait. Dari total lahan yang disita, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengkurasi lahan yang memiliki nilai ekonomis.

Lahan yang memiliki nilai ekonomis tersebut bakal diserahkan kepada Kementerian BUMN. Lalu, Kementerian BUMN menyerahkan kepemilikan lahan tersebut kepada perusahaan berpelat merah.

"Selanjutnya [lahan] diserahkan kepada Kementerian BUMN untuk dikelola oleh PT Agrinas Nusantara Palma yang akan melaksanakan pengelolaan ini [lahan kelapa sawit]," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Satgas PKH, Febrie Adriansyah, menyatakan pihaknya menyerahkan kepemilikan lahan kepada Pemerintah Pusat melalui tiga tahap. Tahap pertama, Satgas PKH menyerahkan 221.868,42 hektare pada 10 Maret 2025.

Kemudian, kata Febrie, Satgas PKH kembali menyerahkan lahan seluas 216.997,75 hektare pada 26 Maret 2025.

"Satgas PKH akan menyerahkan kembali lahan kawasan hutan tahap tiga seluas 394.547,29 hektare," ujarnya, di lokasi yang sama.

"Total keseluruhan penyerahan [lahan] kepada PT Agrinas Palma Nusantara menjadi seluas 833.413,461 hektare," sambung Febrie.

Baca juga artikel terkait LAHAN SAWIT atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Dwi Aditya Putra