tirto.id - Sebuah bandara beroperasi di kawasan Cibubur, Jakarta Timur dengan nama Bandar Udara Wiladatika.
Berdasarkan data resmi Direktorat Jenderal Hubungan Udara Kementerian Perhubungan, bandara ini diklasifikasikan sebagai bandar udara khusus. Keberadaan bandara ini tak terlalu familiar oleh masyarakat umum. Pasalnya, bandara ini hanya melayani penerbangan domestik nonkomersial.
Bandara yang beralamat di kompleks Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur ini dikelola oleh pihak swasta, yakni PT. Asia Aero Technology.
Bandara Wiladatika tercatat memiliki kode ICAO: WIHC, meskipun tidak memiliki kode IATA. Pengawas operasional bandara ini berada di bawah Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno-Hatta.
Sebagai bandara khusus dan nonkelas, Bandara Wiladatika tidak berfungsi seperti bandara komersial pada umumnya yang melayani penerbangan penumpang terjadwal untuk publik.
Bandara dengan status ini biasanya diperuntukkan bagi kegiatan tertentu, seperti penerbangan pribadi (private charter), latihan penerbangan, angkutan kargo khusus, atau kepentingan industri tertentu yang terkait dengan pengelolanya.
Melihat laman resmi peusahaan, PT Asia Aero Technology (AAT) diketahui merupakan perusahaan swasta perwakilan Rotax di Asia Tenggara yang fokus pada bidang penerbangan yang bermula sebagai agen dan penyedia jasa perawatan pesawat. Rotax adalah produsen mesin pesawat ringan asal Swiss.
Kini, AAT telah berkembang menjadi pengelola Bandara Pribadi Wiladatika di Cibubur, Jakarta Timur, yang dilengkapi landasan pacu di bawah 1.500 meter. Perusahaan terus melakukan pengembangan infrastruktur bandara dan saat ini telah memiliki lima tenant penerbangan umum.
Visi ke depan AAT adalah menjadi pelopor perusahaan swasta profesional untuk pengelolaan bandara pribadi di Indonesia.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id

































