Menuju konten utama

81 Ribu Petugas PLN Siaga untuk Jaga Kelistrikan selama Ramadhan

Ribuan petugas PLN disiagakan untuk menjaga pasokan listrik saat Ramadhan 2024 terutama bagi wilayah yang terdampak bencana imbas cuaca ekstrem.

81 Ribu Petugas PLN Siaga untuk Jaga Kelistrikan selama Ramadhan
Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik di Jakarta, Kamis (24/8/2023).ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.

tirto.id - PT PLN (Persero) terus melakukan siaga kelistrikan Ramadhan di tengah cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa daerah. Lebih dari 81 ribu petugas dikerahkan untuk menjaga keandalan listrik di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menuturkan saat ini sistem kelistrikan di Indonesia secara umum dalam kondisi normal dengan pasokan listrik yang cukup. Meski demikian, pihaknya tetap menyiagakan personel di lapangan agar bisa bergerak cepat dalam menghadapi cuaca ekstrem.

“Aktivitas masyarakat saat Ramadhan ini meningkat, mulai dari sahur pada dini hari, hingga tarawih pada malam hari. Kami ingin semua masyarakat bisa menjalaninya dengan nyaman,” ucap Darmawan dalam keterangannya, Minggu (17/3/2024).

Darmawan memprediksi beban puncak penggunaan listrik nasional pada Ramadhan tumbuh sekitar 4,9 persen dibanding tahun lalu atau sebesar 31.640 Megawatt (MW). Saat ini, PLN memiliki daya mampu pasok sebesar 51.429 MW, jadi masih terdapat cadangan total sebesar 19.789 MW.

Dia juga menambahkan, cuaca ekstrem seperti hujan disertai angin kencang dan banjir menjadi tantangan dalam menjaga keandalan listrik pada Ramadhan kali ini. Untuk itu, dirinya telah mengerahkan petugas di seluruh unit untuk melakukan siaga Ramadhan dalam menjaga keandalan listrik.

“Memang ada tantangan cuaca ekstrem di beberapa daerah. Ada banjir di Jawa Tengah dan Kalimantan Timur, kemudian ada angin kencang di NTT dan NTB. Kami sudah siapkan petugas dan peralatan kerja di lapangan. Jadi ketika terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem, petugas langsung gerak cepat menangani,” ucap Darmawan.

Lebih lanjut, pihak PLN juga menyiagakan peralatan pendukung dalam periode siaga berupa 1.731 Genset, 735 Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB) dan 395 Crane. Lalu, guna memudahkan mobilisasi petugas, PLN menyiagakan kendaraan operasional 3.756 Mobil dan 3.318 Motor.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dalam mengoperasikan listrik di rumah, terutama ketika banjir sudah melanda. Masyarakat perlu memindahkan peralatan listrik ke tempat yang aman dan segera mematikan listrik dari Miniature Circuite Breaker (MCB).

"Setelah itu segera hubungi PLN melalui PLN Mobile atau Kantor PLN terdekat untuk meminta pengamanan aliran listrik sementara waktu. Petugas PLN akan terus bersiaga sehingga ibadah yang dijalankan dapat berlangsung dengan nyaman," pungkas Darmawan.

Baca juga artikel terkait FLASH NEWS atau tulisan lainnya dari Faesal Mubarok

tirto.id - Flash news
Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Dwi Ayuningtyas