Menuju konten utama

4 SMA Unggul Garuda Sudah Siap Beroperasi Juli 2026

Pemerintah sudah menyiapkan seluruh aspek operasional mulai dari rekrutmen kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru dan tenaga kependidikan.

4 SMA Unggul Garuda Sudah Siap Beroperasi Juli 2026
Foto udara proyek pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di Desa Lebo Jaya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Sabtu (20/6/2026). Kemdiktisaintek menyatakan hingga awal Juni 2026 progres pembangunan sekolah di atas lahan seluas 20 hektare tersebut telah mencapai 60 persen yang meliputi fasilitas utama seperti gedung pembelajaran, asrama putra, rumah guru, serta rumah kepala sekolah dan ditargetkan mulai menampung peserta didik Tahun Ajaran 2026/2027. ANTARA FOTO/Andry Denisah/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah akan memulai operasional empat SMA Unggul Garuda yang baru dibangun pada tahun ajaran baru 2026/2027. Adapun, Sekolah Unggulan Garuda tersebut sedang dibangun di daerah-daerah yang minim akses pendidikan, mulai dari Belitung Timur, Bangka Belitung; Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT); Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; dan Bulungan, Kalimantan Utara.

“Jika dilihat dari progres pembangunan fisik serta rekrutmen kepala sekolah, wakil kepala sekolah, hingga Juni ini, keempat SMA Garuda Unggul Baru akan siap menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar pada tahun ajaran 2026-2027,” ujar Plt. Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kurnia Ramadhana, dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).

Kurnia menjelaskan hingga 21 Juni 2026, realisasi pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Belitung Timur telah mencapai 51,73 persen dari target. Kemudian, di Timor Tengah Selatan realisasi pembangunan sekolah sudah mencapai 65,25 persen; di Konawe Selatan realisasi pembangunan mencapai 60,48 persen; dan di Bulungan realisasi pembangunan sekolah mencapai 60,86 persen.

Sementara itu, jelang dimulainya tahun ajaran baru pada Juli nanti, pemerintah sudah menyiapkan seluruh aspek operasional keempat sekolah dengan melaksanakan rekrutmen kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru dan tenaga kependidikan.

“Pada aspek kepemimpinan sekolah, telah direkrut 12 pimpinan yang berdiri dari 3 kepala sekolah, 1 pelaksahan tugas kepala sekolah, dan 8 wakil kepala sekolah. Di bidang tenaga pendidikan sendiri, telah direkrut 42 guru ASN dan PPPK, Ada pula 11 guru pendidikan agama yang dalam proses pengajuan mutasi atau penunggasan dari instansi asal atau dari Kemendiktisaintek,” jelas Kurnia.

Sementara itu, kebutuhan tenaga kependidikan lainnya dipenuhi melalui mekanisme penugasan dari perguruan tinggi dan pemerintah daerah setempat. Selanjutnya, untuk mendukung operasional sekolah ke depan, pemerintah juga menyiapkan rekrutmen sekitar 459 CPS guru dan tenaga kependidikan.

Di sisi lain, rekrutmen peserta didik baru SMA Unggul Garuda telah dibuka pada 5 Februari 2026.

“Dalam proses seleksi, tiga komponen yang menjadi penilaian yakni akademik dengan bobot 50 persen, latar belakang ekonomi dengan bobot 30 persen dan asal biografis dengan bobot 20 persen. Bobot masing-masing aspek ini ditentukan demi menghadirkan pendidikan unggul dan inklusif,” pungkas Kurnia.

Baca juga artikel terkait SEKOLAH atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Bayu Septianto