Menuju konten utama

35 Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di KKHI Makkah

35 orang jemaah masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Makkah usai melaksanakan fase Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

35 Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di KKHI Makkah
Kepala KKHI Makkah, Edy Supriyatna, Rabu (11/6/2025). foto/MCH 2025

tirto.id - Sebanyak 35 orang jemaah masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Makkah usai melaksanakan fase Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

"Saat ini jumlah pasien yang sudah kita tangani berjumlah 35. Tentunya kami akan terus berusaha agar pasien ini kami kembalikan ke kloternya," ucap Kepala KKHI Makkah, Edy Supriyatna, Rabu (11/6/2025).

Edy mengatakan, pihaknya masih berusaha memberikan perawatan intensif kepada pasien jemaah haji. Jika sudah membaik maka mereka akan dikembalikan ke kloter dan bisa pulang ke tanah air.

"Ada beberapa jemaah haji yang dirawat di KKHI itu menderita berbagai macam penyakit. Terutama penyakit jantung, penyakit paru dan juga ada penyakit demensia," tutur dia.

Total jemaah yang sudah dirawat mencapai 204 orang. Mayoritas pasien mengidap penyakit jantung di rentang usia 50-69 tahun. Edy menilai jemaah kelelahan lantaran fase Armuzna membutuhkan kemampuan fisik yang mumpuni.

"Kemudian, aktivitas berikutnya adalah pasca-Armuzna, itu mungkin karena faktor kelelahan dan lain-lain sehingga jemahnya mengalami gangguan kesehatan," ungkap dia.

Lebih lanjut, Edy mengatakan, fokus utama KKHI saat ini adalah pemulihan jemaah. Mereka akan segera dipulangkan ke tanah air begitu kondisinya membaik.

"Intinya pasien-pasien dengan gangguan kesehatan yang kalau dia semakin lama beraktivitas di Arab Saudi semakin memperberat penyakitnya, nah itu kita usahakan untuk dipulangkan lebih dulu. Tentunya dengan syarat ibadahnya itu sudah lengkap," kata dia.

Untuk jemaah yang membutuhkan tindakan operasi, akan dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Ada lebih dari 150 jemaah yang berada di rumah sakit tersebut.

"Setiap RSAS yang ada di Makkab, Mina, Arafah, itu selalu ada tim kami, tim visitasi namanya yang berkunjung setiap hari ke rumah sakit tersebut untuk memantau perkembangan dari jemaah haji kita," pungkas Edy.

Baca juga artikel terkait HAJI 2025 atau tulisan lainnya dari Fahreza Rizky

tirto.id - Flash News
Reporter: Fahreza Rizky
Penulis: Fahreza Rizky
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama