Menuju konten utama

2 Petugas Medis Hizbullah Tewas Akibat Serangan Udara Israel

Serangan tersebut terjadi meskipun gencatan senjata antara Israel dan Lebanon mulai berlaku bulan lalu.

2 Petugas Medis Hizbullah Tewas Akibat Serangan Udara Israel
Israel vs Lebanon. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Dua paramedis tewas dan lima lainnya terluka akibat serangan udara Israel yang menargetkan pusat respons medis di wilayah selatan Lebanon, Minggu (11/5/2026). Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut serangan itu menyasar fasilitas medis yang berada di bawah naungan Islamic Health Organization.

Dalam pernyataannya, Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan dua serangan udara terpisah menghantam fasilitas medis di Kota Qlayleh dan Tebnine, Distrik Bint Jbeil.

“Dua serangan udara secara langsung menargetkan fasilitas yang berafiliasi dengan Islamic Health Organization di kota Qlayleh dan Tebnine di Distrik Bint Jbeil,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Lebanon, dilansir dari Xinhua, Senin (11/5/2026).

Satu paramedis dilaporkan tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan di Qlayleh. Sementara itu, satu paramedis lainnya tewas dan dua orang mengalami luka-luka akibat serangan di Tebnine.

Pusat Operasi Darurat di bawah Kementerian Kesehatan Lebanon menuduh Israel terus melanggar hukum internasional dan norma kemanusiaan dengan menyerang tenaga medis.

“Israel terus melanggar hukum internasional dan norma kemanusiaan dengan menargetkan personel medis,” ucap pernyataan Pusat Operasi Darurat Kementerian Kesehatan Lebanon.

Serangan tersebut terjadi meskipun gencatan senjata antara Israel dan Lebanon mulai berlaku bulan lalu, setelah berminggu-minggu bentrokan lintas perbatasan yang berkaitan dengan meningkatnya ketegangan regional menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Baca juga artikel terkait LEBANON atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fadrik Aziz Firdausi