Menuju konten utama

Wamenkes Sebut Hantavirus Tak Akan Jadi Pandemi seperti COVID

Wamenkes sebut Hantavirus tidak mudah menyebar antarmanusia seperti COVID-19.

Wamenkes Sebut Hantavirus Tak Akan Jadi Pandemi seperti COVID
Wamenkes Dante Saksono. FOTO/Wikimedia Commons
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono meyakini Hantavirus tak akan berkembang menjadi pandemi seperti COVID-19. Sebab, virus ini memiliki perantara untuk menyebarkannya.

“Enggak [akan seperti covid], engga sampai,” kata Dante kepada wartawan usai acara Mengejar Anak Zero Dose di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/5/2026).

Dante menjelaskan Hantavirus memiliki dua jenis utama, yakni Hanta Fever Renal Syndrome yang kelainannya bisa panas tinggi, sakit kuning, sakit ginjal dengan angka kematian 15 persen. Dan ada juga jenis Hanta Pulmonary Syndrome yang menyerang paru-paru dengan fatalitas lebih tinggi, mencapai 60 hingga 80 persen.

Hingga kini Indonesia mencatat 23 kasus Hantavirus sejak 2024. Seluruh kasus yang ditemukan merupakan jenis Hanta Fever Renal Syndrome.

“Gejalanya biasanya terjadi setelah banjir dan sebagainya. Tapi kalau Hanta virus yang kayak diketemukan di kapal pesiar itu di Indonesia itu belum masuk,” kata Dante.

Dante juga memastikan Hantavirus tidak mudah menyebar antarmanusia seperti COVID-19. Katanya, penularan penyakit ini lebih banyak berasal dari paparan tikus, terutama urine tikus di lingkungan kotor atau pascabanjir.

“Ini hampir sama dengan yang ada pada Leptospirosis. Kalau pernah dengar ya, Leptospirosis yang terjadi pada orang-orang yang kena kotoran tikus, kemudian dia di air kencing tikus pada saat banjir, ini sama dijalannya dengan Hanta virus,” katanya.

“Sekarang kita buat policy semua yang dicurigai Leptospirosis harus juga diperiksa Hantanya,” kata dia.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi penularan antarmanusia pada kasus Hantavirus. Dugaan penularan antarmanusia masih diteliti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Apakah ada penularan dari manusia ke manusia? Kemungkinan, mungkin-mungkin saja ada kalau yang Hanta Pulmonary Syndrome. Yang Pulmonary Syndrome kan kena paru-paru, kemudian batuk, tapi ini belum terbukti,” katanya.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Hendra Friana