Menuju konten utama
Liputan Haji 2026

PPIH Makkah Masifkan Kegiatan Visitasi & Edukasi ke Tiap Sektor

Langkah ini dilakukan PPIH bagian dari pelayanan terhadap jemaah sebelum memasuki puncak haji.

PPIH Makkah Masifkan Kegiatan Visitasi & Edukasi ke Tiap Sektor
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, memberikan penjelasan terkait kegiatan visitasi dan edukasi, Selasa (12/5/2026). Foto: Abdul Aziz/MCH

tirto.id - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah mengintensifkan kegiatan visitasi dan edukasi (visduk) ke seluruh sektor di Makkah, mulai dari Syishah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, hingga Aziziyah. Materi yang disampaikan beragam, terutama terkait kesehatan, bimbingan ibadah, hingga keamanan.

Kepala Daker Makkah, Ihsan Faisal, mengatakan, kegiatan sosialisasi dan edukasi ini dilakukan setiap hari, secara bergiliran di semua sektor. Hal ini sebagai bagian dari pelayanan terhadap jemaah sebelum memasuki puncak haji atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

“Tidak lain sebagai upaya kita untuk memberikan pelayanan kepada para jemaah, memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para petugas di sektor, juga tentunya mitra kita bersama para pembina Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU),” kata Ihsan, saat ditemui tim Media Center Haji (MCH) di Sektor 1 Syisyah, Makkah, Selasa (12/5/2026).

Ihsan menjelaskan, materi yang disampaikan dalam kegiatan Visduk mencakup pembimbingan ibadah, kesehatan, pelindungan jemaah, hingga etika bermedia sosial. Menurut dia, seluruh materi tersebut diharapkan dapat membantu jemaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Semua poin-poin tersebut tentu sangat bermanfaat buat kesehatan para jemaah, keamanan dan kenyamanan para jemaah, dan lebih khusus adalah kemabruran hajinya para jemaah,” kata Ihsan.

Lebih lanjut, Ihsan menekankan pentingnya peningkatan komunikasi dan koordinasi antara petugas kloter dengan pembimbing KBIHU dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.

“Jadi interaksi ataupun hubungan, koordinasi antara petugas Kloter dengan KBIHU itu tentu harus kita jaga,” kata Ihsan menambahkan.

Menurut Ihsan, seluruh unsur pelayanan harus bersinergi karena memiliki tujuan yang sama, yakni melayani jemaah. Dalam sosialisasi tersebut, PPIH juga mengedukasi jemaah terkait pelaksanaan umrah sunnah agar dilakukan secara proporsional dan tidak berlebihan.

Jemaah diimbau cukup melakukan umrah sunnah tiga kali sebelum puncak haji. Tujuannya agar jemaah tidak kecapekan saat pelaksanaan wukuf di Arafah hingga mabit di Muzdalifah, dan lontar jumrah di Mina.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU Daker Makkah, Erti Herlina, juga menyampaikan, agar para pimpinan KBIHU mengedukasi jemaah terkait larangan city tour dan umrah sunnah yang dibatasi hanya tiga kali.

Erti menegaskan, pembatasan aktivitas ibadah sunnah itu bertujuan menjaga kondisi fisik jemaah agar tidak mengalami kelelahan. Sebab, ibadah haji adalah wukuf di Arafah, bukan berkali-kali melaksanakan umrah sunnah.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah, Edi Supriyatna, juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas fisik yang tidak perlu. Misalnya memaksakan diri berjamaah di Masjidil Haram tanpa mempertimbangkan faktor kesehatan.

Edi juga mengingatkan petugas serta pimpinan KBIHU agar mengedukasi jemaah terkait penting minum air putih agar tidak dehidrasi. Jemaah juga diimbau agar mencampur minimumnya dengan oralit yang telah diberikan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Daker Makkah PPIH Arab Saudi Edi Supriyatna

Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Edi Supriyatna, saat ditemui Tim MCH di KKHI Makkah, Wilayah Aziziyah, Selasa (28/4/2026). FOTO/Abdul Aziz/MCH 2026

Di sisi lain, Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Linjam), Tulus Widodo, mengingat soal pentingnya menjaga keamanan sebagai upaya preventif. Misalnya saat bepergian tidak sendirian, menerapkan buddy system.

Narasumber lain yang hadir adalah Kepala Bidang Media Center Haji (MCH), Ichsan Marsha. Ia mengingatkan agar bijak dalam bermedia sosial serta mematuhi aturan pengambilan gambar di Tanah Suci.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama