Menuju konten utama

Update Kasus Zetro: Polisi Peru Analisis Ponsel & Senjata Pelaku

KBRI Lima sudah meneken nota diplomatik dengan Kemlu Peru untuk menindaklanjuti kasus penembakan terhadap Zetro.

Update Kasus Zetro: Polisi Peru Analisis Ponsel & Senjata Pelaku
Direktur PWNI, Judha Nugroho saat memberikan pernyataan mewakili Kemlu di rumah duka, pada Rabu, (9/7/2025). tirto.id/ Abdul Haris.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan terus memonitor perkembangan penyelidikan kasus pembunuhan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru, Zetro Leonardo Purba.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, menyatakan bahwa Kepolisian Nasional Peru (PNP) membenarkan bahwa dalang pembunuhan Zetro ditengarai melibatkan organisasi kriminal Los Maleantes del Cono.

Kepolisian Peru, kata Judha, tengah melakukan pendalaman terhadap senjata dan ponsel yang digunakan para pelaku.

"Menurut Kepolisian Peru, penyelidikan barang bukti seperti analisis ponsel dan senjata saat ini sedang berlangsung untuk mengidentifikasi para pelaku," ujar Judha kepada wartawan Tirto, Minggu (14/9/2025).

Judha menyatakan bahwa Kepolisian Nasional Peru sudah melakukan operasi terhadap geng kriminal Los Maleantes del Cono tersebut. Kini, mereka menangkap dan menahan 5 terduga pelaku, 3 berasal dari Venezuela dan 2 lainnya asal Kuba.

"Dalam operasi tersebut, berbagai barang bukti yang relevan disita oleh pihak Kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut," terang Judha.

Dia menambahkan, Menlu RI, Sugiono, sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Peru untuk terus memantau perkembangan penanganan kasus pembunuhan Zetro.

KBRI Lima juga sudah meneken nota diplomatik dengan Kemlu Peru untuk menindaklanjuti penembakan brutal yang menyebabkan Zetro tewas.

"Nota diplomatik juga telah dikirimkan KBRI Lima kepada Kemlu Peru. Kemlu dan KBRI Lima akan terus memonitor dari dekat perkembangan penyelidikan," ucap Judha.

Diberitakan sebelumnya bahwa oganisasi kriminal Los Maleantes del Cono ditengarai menjadi dalang di balik pembunuhan brutal Zetro Leonardo Purba pada Senin (1/9/2025).

Menukil laporan media Peru, Trome, 5 tersangka yang merupakan anggota geng tersebut telah ditangkap dalam sebuah penggerebekan.

Kepolisian Peru menangkap 5 orang tersebut di sebuah hotel di Avenida Perú, San Martín de Porres, yang diduga menjadi pusat operasi geng kriminal.

Penangkapan dilakukan setelah laporan warga tentang aktivitas mencurigakan di akhir pekan. Dua tersangka kunci diidentifikasi sebagai Wilson José Soto López alias El Primo selaku pengendara motor dan Jaiquer Antonio Echenaguzía Quijada alias Malaco sebagai eksekutor. Mereka telah mengakui perannya masing-masing.

“Jaiquer Antonio Echenaguzía Quijada, 23 tahun, juga ditangkap, diidentifikasi sebagai pria bersenjata yang keluar dari kendaraan dan menembak Purba di depan istrinya,” rangkum Trome, dikutip Sabtu (13/9/2025).

Dalam operasi itu, polisi menyita bukti vital berupa senjata api yang sesuai dengan yang digunakan dalam pembunuhan, amunisi, bahan peledak, dinamit, sumbu peledak, sebuah sepeda motor, dan telepon seluler.

Sementara media Peru lain, 24 Horas, juga memastikan bahwa senjata yang disita polisi adalah senjata yang sama dengan yang digunakan untuk membunuh Zetro.

Pengendara motor, El Primo, mengaku menerima 300 sol untuk mengangkut pelaku penembakan ke daerah TKP.

Baca juga artikel terkait PENEMBAKAN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Hukum
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi