tirto.id - Presiden Donald Trump dilaporkan ingin membuat sebuah gapura dengan ukuran lebih besar dari Monumen Lincoln. Gapura ini rencananya ditempatkan Washington DC. Apa yang terukir pada gapura tersebut?
Mengutip The Guardian, bangunan yang diberi nama Gapura Kemenangan ini rencananya didirikan dengan bentuk melengkung, dengan tinggi sekitar 250 kaki (76,2 meter)—sekitar setengah dari tinggi Monumen Nasional (Monas) yang mencapai 433 kaki.
Artinya bangunan itu lebih tinggi ketimbang Monumen Lincoln yang hanya menjulang 100 kaki (45,72 meter). Gapura tersebut juga lebih tinggi dari Arc de Triomphe di Paris dengan tinggi 164 kaki (49,9 meter).
Dinilai Tak Tepat di Lokasi Incaran
Surat kabar The Post melaporkan sebidang tanah di dekat Jembatan Memorial, Sungai Potomac, telah diincar sebagai lokasi pembangunan gapura. Hanya saja, sejumlah ahli arsitektur menilai lengkungan gapura yang diinginkan Trump kurang pantas dibangun di tempat tersebut.
“Saya rasa lengkungan sebesar itu tidak pantas berada di sana,” kata Catesby Leigh, seorang kritikus seni yang pernah mengusulkan lengkungan lebih sederhana dalam sebuah esai pada 2024.
“Jika Anda akan membangun lengkungan sebesar itu, Anda sebaiknya membangunnya di bagian kota lain. Dan salah satu lokasi yang terlintas dalam pikiran adalah Barney Circle,” tambah Leigh kepada The Post.
Trump sebenarnya telah mempertimbangkan desain lengkungan lebih sederhana, termasuk versi setinggi 165 kaki (50,3 meter) dan 123 kaki (37,5 meter) yang disampaikan saat acara makan malam tahun 2025.
Trump lalu memutuskan membuatnya lebih besar hingga mencapai tinggi 250 kaki. Hal itu mencerminkan peringatan 250 tahun deklarasi kemerdekaan AS pada bulan Juli tahun ini.
Selain itu, tempat incaran Trump ternyata berada di bawah yurisdiksi dinas taman nasional AS. Lokasinya antara Monumen Lincoln dan Pemakaman Nasional Arlington. Jika Gapura Kemerdekaan dibangun di antara dua tempat tersebut, akan menghalangi pandangan jalan kaki dan makna keberadaan bangunan lama.
Visi Trump di Gapura Kemerdekaan
Keinginan Trump untuk membuat gapura dengan skala besar memang telah berulangkali disampaikan. Dengan cara itu, Ia berharap orang memandangnya sebagai simbol kebanggaan nasional. Gapura ini disebut-sebut juga akan turut menandai peringatan 250 tahun kemerdekaan AS yang jatuh pada musim panas ini.
Gedung Putih belum merilis resmi tentang desain gapura, ukuran, sampai waktu dibangun. Kendati demikian, Trump sebelumnya pernah mengunggah tiga gambar yang potensial sebagai desain Gapura Kemerdekaan melalui media sosial Truth Social. Salah satu desain itu memiliki lapisan emas.
Trump juga mengatakan pada media Politico awal Januari bahwa ia ingin pembangunan dapat dilakukan secepatnya. Ia berharap proyek pembangunan sudah berlangsung dalam waktu dua bulan lagi.
Juru Bicara Gedung Putih Davis Ingle menyebut Gapura Kemerdekaan akan menjadi salah satu landmark paling ikonik. Ia berharap gapura yang memuat pesan visi Trump tidak hanya dikenal di Washington DC, namun juga mendunia.
"Visi berani Presiden Trump akan terukir dalam tatanan Amerika dan akan dirasakan oleh generasi mendatang. Keberhasilannya akan terus memberikan kemuliaan yang pantas diterima oleh bangsa terbesar di dunia, Amerika,” kata Ingle dikutip dari The Independent, Sabtu (31/1/2026).
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































