tirto.id - Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ), Pramono Anung, dan Gubernur Banten, Andra Soni, meresmikan rute baru TransJabodetabek Blok M-Alam Sutera. Rute baru itu akan ditempuh selama kurang lebih 95 menit pada saat jam-jam sibuk.
“Pada hari ini kita memulai meresmikan trayek baru [Transjabodetabek] Alam Sutera ke Blok M yang disebut dengan S61,” ucap Pramono.
Dia optimistis rute dengan jarak tempuh sepanjang 59,7 kilometer akan diminati oleh banyak masyarakat. Setiap harinya, akan ada 24 armada bus yang dikerahkan untuk melayani rute tersebut.
“Dalam waktu yang padat, kan pagi hari ini adalah memang sengaja dicoba ketika trafiknya padat, itu [waktu tempuhnya] 95 menit. Ini menunjukkan bahwa trayek ini pasti kami yakin akan sangat diminati. Panjang lintasannya adalah 59,7 km [dan] 26 titik atau halte yang akan dilalui,” kata Pramono.
Sementara itu, Andra Soni mengaku bersyukur bahwa rute baru TransJabodetabek ini pada akhirnya dapat beroperasi. Andra Soni dan Wakil Walikota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, yang menjajal langsung rute tersebut mengaku kondisi di dalam bus tersebut terasa sangat nyaman.
“Iya, saya masih ngantuk-ngantuk karena nyaman sekali di busnya,” tutur Andra Soni.
Sebelumnya, saat bertemu dengan Andra Soni pada Rabu (9/4/2025) lalu, Pramono menyebut dirinya menyampaikan wacana perpanjangan rute Transjakarta, MRT Jakarta, hingga JakLingko di kawasan Banten.
Untuk rute MRT Jakarta, Pramono mengatakan Pemprov Jakarta akan memperluas rute hingga ke kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
“Kami akan terus mendorong supaya MRT tidak hanya berhenti di Lebak Bulus, tetapi juga akan diperluas, diperpanjang sampai dengan Balaraja,” kata Pramono, Rabu (9/4/2025).
Sedangkan untuk rute Transjabodetabek, Pramono mengatakan dari 5 rute yang akan ditambahkan, terdapat 2 rute yang akan melintasi kawasan Tangerang dan Tangerang Selatan.
“Jadi pemerintah Jakarta sudah memutuskan akan membuka lima rute baru. Dua rute yang berhubungan secara langsung dengan Tangerang dan Tangerang Selatan,” ucap Pramono.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Intan Umbari Prihatin
Masuk tirto.id


































