Timnas Memory Sports Target 27 Medali dan Top 3 di AOMC 2023

tirto.id - 20 Okt 2023 13:55 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Kompetisi adu kekuatan daya ingat tingkat Asia kembali digelar setelah vakum 3 tahun. Tim Memory Sports Indonesia pun punya target dalam ajang tersebut.
tirto.id - Tim Memory Sports Indonesia menargetkan 27 medali dan posisi top 3 overall dalam kompetisi adu kekuatan daya ingat tingkat Asia atau Asia Open Memory Championship (AOMC) 2023 yang berlangsung pekan depan di Filipina.

AOMC kembali digelar setelah vakum selama 3 tahun karena pandemi COVID-19. Kompetisi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan otak dan kapasitas daya ingat ini akan diselenggarakan pada tanggal 28-29 Oktober 2023 di De Lasalle University, Henry Sr. Townhall, Manila, Filipina.

Dalam kompetisi AOMC, peserta diminta mengingat dan me-recall wajah, nama, angka, kartu, hingga istilah-istilah sulit atau bahasa asing yang baru saja didengar dalam waktu cepat.


Janet, salah satu peserta yang akan bertanding di AOMC 2023 asal Depok, Jawa Barat, membuktikan ia mampu memecahkan rekor kategori remaja dengan mengingat 141 wajah dan nama dalam waktu 15 menit pada saat kejuaraan dunia tahun 2019 lalu di China.

Pada kesempatan kali ini, Janet akan bertanding pada kategori adult dan berencana untuk memecahkan rekor dunia wajah dan nama kembali sebanyak 212 poin dalam waktu 15 menit mengungguli rekor Yanja Wintersoul dari Mongolia. Hal ini membuktikan bahwa otak manusia dapat ditingkatkan kapasitasnya melebihi batas normal yang berlaku.

Peserta lainnya yang akan bertanding pada ajang ini, Aulia Nadia, juga memiliki kemampuan daya ingat yang luar biasa. Ia merupakan pemegang gelar Grandmaster Memory yang akan bertanding pada kategori junior. Baik Janet maupun Aulia keduanya akan menunjukkan kemampuan memorinya berhadapan dengan ratusan peserta lainnya dari 7 negara.

Mengenai peserta internasional yang akan hadir pada ajang ini antara lain berasal dari Algeria, Mongolia, Philippines, China, Japan, Australia. Philipine Mind Sports Association (PMSA) sebagai penyelenggara AOMC 2023 juga telah mempersiapkan rangkaian kompetisi ini sejak tanggal Maret 2023 hingga puncaknya Oktober ini.


Skuad Tim Memory Sports Indonesia


Tim Memory Sports Indonesia lainnya yang akan bertanding pada ajang ini adalah:

  • Faiza Aliyya Renata, 16 tahun, Jakarta
  • Hasna Widyaningrum, 17 tahun, Pasuruan
  • Raihan Luthfi Danadyaksa Pinem, 14 tahun, Tangerang Selatan
  • Savero Althaf R. D., 9 tahun, Jakarta
  • Zimam Akmal Kurnia Adha, 12 tahun, Jakarta
  • Archie Ramulya Ghani, 12 tahun, Tangerang Selatan
  • Danish Ahza Irmawan, 11 tahun, Tangerang Selatan
  • Chiara Astrid Daksayini Pinem, 10 tahun, Tangerang Selatan
  • Aulia Nadia Azzahra, 17 tahun, Tangerang Selatan
  • Arjuna Antar Hartono, 14 tahun, Tangerang Selatan
  • Zara Tabina, 17 tahun, Tangerang Selatan
  • Muhammad Fateeh Rinaldi, 12 tahun, Jakarta
  • Raniamozza Honesty Wibowo, 11 tahun, Jakarta
  • Firstlea Lavina Casimira Haz, 13 tahun, Tangerang Selatan
  • Xanyafetrine Alifah Wijaya, 14 tahun, Jakarta
  • Abelard Wacanapati, 11 tahun, Jakarta
  • Muhammad Ryo Arifin, 10 tahun, Jakarta
  • Shakira Haya Kirana, 12 tahun, Tangerang Selatan
  • Raffi Ramdhani, 14 tahun, Medan
  • Nauval Sidqi Daniswara, 11 tahun, Tangerang Selatan
  • Janet Valencia Dema Rante, 21 tahun, Depok
  • Mirza Adzkareza, 13 tahun, Jakarta
  • Balakoswa Raja Malaikha, 14 tahun, Tangerang Selatan
  • Daffa Rayankeinendra Wiryawan, 17 tahun, Jakarta
  • Kayla Shafirakeandra Wiryawan, 13 tahun, Jakarta

Para pelajar di atas merupakan siswa dan siswi yang telah dilatih melalui program Ingatan Gajah berasal dari berbagai kota di Indonesia. Kompetisi yang menguji kecepatan dan kekuatan daya ingat ini akan tercatat dalam ranking internasional di bawah Global Alliance of Memory Athletics (GAMA https://global-memory.org/) yang mempertandingkan 10 cabang kompetisi, yaitu mengingat: 5’ Fictional Dates, 15’ Name & Faces, 15’ Random Words, 5’ Random Images, Spoken Numbers, 30' Random Numbers, Speed Cards, 30' Binary Numbers, 30' Random Cards, dan Speed Numbers.

Ketua Umum Indonesia Memory Sports Council (IMSC), Yudi Lesmana menjelaskan bahwa Kompetisi AOMC 2023 ini merupakan kompetisi luar negeri pertama setelah 3 tahun pandemi.

“Kami bersyukur pada tahun ini bisa kembali bertanding memory sports di ajang internasional, semoga ajang ini bisa memberikan motivasi bagi anak-anak Indonesia untuk kembali berprestasi mengharumkan nama bangsa”, ujar Yudi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tirto.

Ajang ini juga akan dihadiri oleh top athlete dunia dari Jepang, yaitu Naoki Miwa. Naoki merupakan juara di 4 negara Asia sejak tahun 2022. Selain itu, hadir juga top athlete dunia dari Mongolia, Purevjav Erdenesaikhan, yang memiliki catatan rekor fantastis menduduki peringkat 7 dunia dalam bidang memory sports.

Tidak kalah hebatnya, tuan rumah Filipina juga menurunkan Grandmaster Memory tertingginya dalam kompetisi ini, yaitu Erwin G. Balines. Ia mampu mengingat 84 kejadian dan tahun fiktif dalam waktu 5 menit. Catatan rekor ini menjadi skor tertinggi di antara peserta yang akan bertanding di AOMC 2023 nanti.


Target Tim Memory Sports Indonesia


Tim Indonesia menargetkan meraih posisi top 3 overall pada AOMC 2023 dengan mencatatkan rekor-rekor memory sports baru. Prestasi ini bertujuan untuk menginspirasi pelajar-pelajar Indonesia lainnya untuk berlatih dengan disiplin demi mencapai hasil yang terbaik di setiap ajang perlombaan yang diikuti.

IMSC juga menargetkan perolehan medali sebanyak 27 medali dari total 200 medali yang diperebutkan. Tim Indonesia telah melakukan persiapan sejak 20 Agustus 2023 melalui serangkaian latihan intensif untuk meraih target prestasi demi mengharumkan nama bangsa dan negara.

Dukung dan terus doakan Tim Memory Sports Indonesia berhasil meraih juara di Asia Open Memory Championship 2023. Bagi pembaca yang ingin mencari tahu lebih banyak tentang AOMC dan mind sports competition 2023, dapat mengunjungi website https://www.internationalmemorychamp.com/.



Penulis: Tim Media Servis

DarkLight