Mengasah Kemampuan & Daya Ingat Otak Lewat Memory Sports

Penulis: Yandri Daniel Damaledo, tirto.id - 3 Nov 2022 11:52 WIB
Dibaca Normal 4 menit
Melatih kemampuan daya ingat dan kapasitas otak lewat Memory Sports.
tirto.id - Otak yang sehat akan memberikan daya ingat yang kuat, namun kamu pasti bertanya seberapa pentingkah memiliki daya ingat yang kuat?

Lalu, mengapa manusia perlu daya ingat yang kuat di saat teknologi semakin canggih seperti sekarang ini?

Manusia sekarang sudah pasti menerima informasi yang lebih banyak dari generasi sebelumnya. Hal ini tercermin dari banyaknya jumlah pengguna media sosial yang semakin meningkat.


Berdasarkan data dari meta's advertising resources pengguna media sosial Instagram di Indonesia hingga April 2022 sudah mencapai 99,9 juta pengguna.

Tidak hanya sampai disitu, pengguna tiktok dan facebook juga tidak kalah banyaknya yaitu masing-masing 99,1 juta pengguna dan 202,2 juta pengguna pada Juli 2022 menurut data dari Statista.

Namun sayangnya, tidak semua informasi kita pakai untuk membuat keputusan-keputusan penting dalam sekolah, pekerjaan maupun dalam kehidupan sehari-hari, justru informasi ini membuat kapasitas otak kita seakan penuh hingga sulit menyerap informasi-informasi baru yang justru penting dan diperlukan untuk membuat keputusan penting dalam hidup.

Sebenarnya, apakah kapasitas otak kita bisa dilatih agar meningkat kemampuannya?

Buku “Discover the Brain” menyebutkan bahwa kapasitas otak manusia atau memori penyimpanan otak mampu menyimpan sekitar 1.014 bit sedangkan kemampuan komputer tercanggih yang ada saat ini hanya sekitar 109 bit.

Artinya kemampuan penyimpanan informasi otak manusia 10x lebih baik dari Komputer. Menurut sumber lain, seorang ilmuwan dari Institut Salk, La Jolla, California, USA mengatakan kapasitas otak manusia mencapai satu petabyte (1 PB) yang sebanding dengan 1000 TB atau satu juta gigabyte (1.000.000 GB)

Otak manusia sangat baik dalam memproses informasi secara paralel. Otak manusia juga 100.000 kali lebih efisien dari segi energi yang dibutuhkan dibanding komputer.


Neuron dapat menyambungkan informasi 200x per detik atau setara 200 hertz. Selain itu, sel otak dapat menyimpan lebih banyak data dalam ruang yang lebih kecil daripada memori digital mana pun saat ini.

Menurut perkiraan, semua informasi di setiap komputer pada tahun 2015 yang dikodekan ke dalam sel otak bisa mencukupi 1 bagasi SUV.

Penelitian ini membuktikan bahwa kapasitas otak manusia sangatlah besar dan tidak memiliki batasan. Hanya saja, untuk dapat memanfaatkan kapasitas otak manusia tersebut otak kita perlu dilatih dengan baik.

Seperti organ tubuh lainnya, otak juga dipengaruhi oleh gaya hidup seseorang, termasuk pola makan dan kebiasaan olahraga.

Untuk itu, menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan latihan otak dengan permainan tertentu bisa menjadi cara menjaga kesehatan otak manusia dan meningkatkan fungsinya.

Tingkatkan Kapasitas Otak dengan Mind Sports


Salah satu cara yang bisa Anda coba untuk meningkatkan kapasitas otak adalah melalui Mind Sports.

Mind Sports of Memory, dikenal juga dengan Memory Sports atau olahraga daya ingat adalah cabang olahraga yang di mana para peserta berkompetisi untuk mengingat serangkaian informasi (angka, kata, gambar, wajah dan nama, kejadian dan tahun, dan lainnya) dalam waktu tertentu kemudian menuliskan kembali berbagai bentuk informasi sesuai pedoman tertentu.

Memory Sports ini secara resmi telah dikembangkan sejak tahun 1991 oleh Prof. Tony Buzan dan dikompetisikan melalui 10 disiplin memori (sistem decathlon) yang melatih otak agar memiliki kapasitas yang lebih besar dalam mengingat berbagai jenis informasi.

Adapun informasi tersebut diingat melalui angka, gambar, kata, kejadian dan tahun, spoken numbers, kartu remi (angka, warna, gambar), urutan kata acak, dan lain sebagainya.

Kemudian, 10 disiplin memori tersebut nantinya diuji dalam beberapa waktu dalam mengingat dimulai dari short time (jangka waktu 1 detik), 5 menit, 15 menit, 30 menit, hingga 1 jam. Hal ini bertujuan untuk menguji kemampuan dan konsentrasi seseorang dalam jangka waktu tertentu.

Seiring berkembangnya memory sports, kegiatan memory championship pun diadakan dalam bentuk kejuaraan level nasional dan internasional.

Setelah diadakannya Kejuaraan Memori Dunia pada tahun 1991, kompetisi nasional telah diadakan di berbagai negara, termasuk AS, India, Jerman, Inggris, Italia, Swedia, Australia, Singapura, Cina, Jepang, Korea Selatan , Mongolia, Filipina, dan Indonesia. Indonesia sendiri pernah menjadi tuan rumah World Memory Championship tahun 2017 yang diikuti oleh 21 negara.

Seni dalam melatih memori dilakukan dengan metode creative memory yang menggunakan kemampuan imajinasi.

Berbeda dengan rote memory (hapalan mati) yang biasanya dilakukan dengan menyebutkan informasi secara berulang kali tanpa membayangkan informasi yang diingat.

Dalam melatih memori, kita menggunakan prinsip imajinasi, yakni kata diubah menjadi gambaran atau visualisasi yang mudah dibayangkan, baik untuk kata yang sudah familiar maupun kata atau istilah sulit yang belum familiar. Metode memori yang akan diaplikasikan tentunya dipilih berdasarkan fungsinya.

Sebagai contoh, chain method (metode rantaian) yang dapat digunakan untuk mengingat informasi secara berurut dan jenis informasinya bervariasi.

Ada pula location/journey method (metode lokasi) yang kerap diaplikasikan untuk mengingat urutan informasi dalam jumlah banyak dan sangat berguna untuk informasi yang sekelompok/sejenis.

Setelah informasi atau kata tersebut diubah dalam bentuk visual, maka akan dibuat cerita imajinasi untuk mengingat informasi lebih mudah dan kreatif.

Dalam seni melatih memori terdapat hal-hal penting yang perlu kamu kuasai yaitu: kemampuan asosiasi, kemampuan membuat lokasi, dan kemampuan imajinasi.

Memory sports erat kaitannya dengan ilmu neuroscience yang mempelajari tentang otak. Ciri otak yang sehat ditandai salah satunya dengan kemampuan daya ingat yang baik.

Apabila terjadi gangguan pada kesehatan otak, bisa menyebabkan seseorang mengalami ingatan jangka pendek, menurunnya kemampuan kognitif, dan masalah pada koneksi sel otak yang berujung pada penyakit demensia atau penuaan dini.

Oleh karena itu, berlatih memory sports dapat mencegah demensia serta mempercepat proses mempelajari hal baru.

Di sisi lain, saat ini sudah banyak sekali teknologi yang dikembangkan untuk mengurangi beban otak dalam menyimpan informasi dan berpikir, namun secara tidak langsung, hal ini membuat kemampuan kognitif manusia menurun.

Akibatnya, manusia cenderung sulit untuk menyaring dan mengolah kembali suatu informasi yang telah terserap secara terstruktur.

Pada akhirnya, manusia hanya bergantung pada perangkat teknologi dalam menyimpan sebuah informasi penting.

Kenyataannya saat ini, perangkat teknologi tidak selamanya berfungsi dengan baik atau error. Disaat hal tersebut terjadi, kita menjadi tidak dapat melakukan kegiatan dengan efektif bahkan tidak tau sama sekali harus melakukan apa.

Banyak dari kita yang saat ini merasa sangat resah saat gadgetnya tertinggal karena seluruh kontak penting, pekerjaan, jadwal kegiatan, bahkan catatan-catatan penting semuanya sudah tersimpan di dalam perangkat tersebut namun tidak di dalam otak pemiliknya.

Oleh sebab itu, kita sebaiknya menggunakan perangkat teknologi untuk membantu kita meningkatkan kualitas otak bukan sebaliknya menjadi ketergantungan.

Gunakan gadget untuk mengunduh beberapa aplikasi maupun games yang dapat memacu kemampuan kognitif otak sehingga kemampuan otak kita terus terlatih untuk menyimpan informasi penting dengan baik.

Menariknya lagi, di Indonesia terdapat satu organisasi yang fokus terhadap pengembangan kapasitas otak dan daya ingat bernama Indonesia Memory Sports Council (IMSC).

IMSC berdiri sejak tahun 2014 yang dimotori oleh International Grand Master Memory pertama dari Indonesia, Yudi Lesmana, yang telah mengadakan berbagai pelatihan dan kompetisi di berbagai level selama 8 tahun terakhir.

Pada Tahun 2022 ini, IMSC akan Kembali menggelar serangkaian kegiatan yang terdiri dari workshop dan coaching clinic, ITB campus tour, kompetisi 14th Indonesia Friendly Memory Championship (IFMC), dan 4th Indonesia Open Memory Championship (IOMC).

Rangkaian Kegiatan ini dinamakan Mind Sports Competition 2022 yang merupakan pemanasan menuju Asia Open Memory Championship di tahun 2023.

14th IFMC akan mempertandingkan 5 disiplin memori yaitu mengingat urutan secara acak berbagai informasi dalam waktu 5 menit berupa kata, gambar, foto, nama, wajah orang, angka, dan kartu remi yang telah dikocok. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung D, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Depok pada tanggal 6 November 2022.

Setelah itu, akan diadakan acara puncak dari Mind Sports Competition yaitu 4th IOMC yang akan dilaksanakan pada tanggal 17-18 Desember 2022 di Gedung SBM Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung.

Kompetisi yang sebelumnya pernah dilaksanakan di Jakarta dan Bali ini akan diikuti sekitar 100 peserta dari dalam dan luar negeri.

Salah satu top memory athlete dari Jepang, Naoki Miwa, juga sudah mengonfirmasi kehadirannya untuk bertanding di kompetisi yang akan di ranking secara internasional di bawah Global Alliance of Memory Athletics (GAMA).

Bagi pembaca yang tertarik ikut serta dalam kegiatan ini dapat mendaftar diri dengan mengunjungi website Mind Sports Competition 2022 di https://www.internationalmemorychamp.com/.


Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Bisnis)

Sumber: Siaran Pers
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight