Menuju konten utama

Tegal Dilanda Kekeringan, BPBD Tetapkan Status Tanggap Darurat

Status tanggap darurat kekeringan di Kabupaten Tegal efektif per 1 Agustus 2025 selama 3 bulan ke depan.

Tegal Dilanda Kekeringan, BPBD Tetapkan Status Tanggap Darurat
Sejumlah warga timbangreja antri untuk mendapatkan bantuan air bersih. Foto/ tegalterkini.id
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Musim kemarau yang berkepanjangan mulai berdampak signifikan terhadap kehidupan warga di wilayah Kabupaten Tegal. Banyak warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih, bahkan sumur-sumur milik warga dilaporkan mulai mengering.

Salah satunya dialami Rahmat Abidin (25), warga Desa Kedungsugih, Kecamatan Pagerbarang. Ia mengaku, sudah lima hari terakhir, sumur di rumahnya kering.

“Iya, sudah sekitar lima harian tidak keluar,” ujar Rahmat kepada tegalterkini.id, Rabu (30/7/2025).

Keluhan serupa juga datang dari Fazar (35), warga Kecamatan Lebaksiu. Ia mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk mandi dan keperluan harian lainnya.

“Dari kemarin buat mandi aja susah, apalagi sungainya juga tidak ada aliran karena dari bendungan Danawarih ditutup,” katanya.

Rizki, warga Timbangreja, Kecamatan Lebaksiu, juga mengaku kesulitan air. Sudah dua minggu belakangan, dia tak mendapat aliran air.

"Bantuan air bersih ada, cuma kan dibagi-bagi, jadi kebagiannya sedikit,” ungkap Rizki.

"Dan mulai sekarang masyarakat di sini juga inisiatif untuk iuran membeli air bersih sendiri,” imbuhnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan.

Status ini mulai berlaku per 1 Agustus 2025 dan akan berlangsung selama tiga bulan ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal, M Afifudin, menyampaikan keputusan tersebut usai memimpin rapat koordinasi lintas sektoral di Aula BPBD, Selasa (29/7/2025).

“Hasil rakor lintas sektoral kali ini, kami sepakat menetapkan status Tanggap Darurat di Kabupaten Tegal per 1 Agustus 2025 sampai tiga bulan ke depan,” ujar Afifudin.

Selain menetapkan status tanggap darurat, BPBD juga telah merencanakan aksi cepat tanggap, termasuk pendistribusian air bersih ke wilayah terdampak.

=====

Tegalterkini.id adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait KEKERINGAN AIR atau tulisan lainnya dari Tegalterkini.id

tirto.id - Flash News
Kontributor: Tegalterkini.id
Penulis: Tegalterkini.id
Editor: Siti Fatimah