tirto.id - PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) mengklarifikasi isu akuisisi oleh Grup Sinar Mas. Manajemen BULL secara terbuka menyatakan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan kolaborasi lebih lanjut dengan grup tersebut guna mendukung rencana ekspansi besar-besaran perusahaan.
Rumor di pasar saham menyebutkan Grup Sinarmas telah mengambil kepemilikan minoritas di BULL. Menanggapi hal ini, Sekretaris Perusahaan BULL, Krisnanto Tedjaprawira, mengakui hubungan historis yang erat antara kedua pihak.
"Dilihat dari historical financial, Grup Sinar Mas melalui Bank Sinarmas telah mendukung pengembangan BULL sejak tahun 2018 sampai saat ini. Jadi, hubungan BULL dengan Grup Sinarmas melalui Bank Sinarmas sudah terjalin cukup lama, tetapi tidak menutup kemungkinan kita akan berkolaborasi lebih lanjut di tahun-tahun ke depan," ujar Krisnanto dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (29/12/2025).
Pernyataan ini memperkuat spekulasi bahwa kerja sama jangka panjang tersebut bisa berkembang menjadi keterlibatan kepemilikan yang lebih dalam.
Sementara itu, Direktur BULL, Wong Kevin, memilih untuk tidak berkomentar spesifik mengenai kemungkinan akuisisi. Namun, ia menegaskan bahwa perusahaan sedang menatap prospek bisnis yang sangat besar dan transformasional sehingga memerlukan berbagai opsi pendanaan.
"Tentunya kalau mengenai itu kita mungkin tidak ada komentar apapun sebelum ada spesifik final atau apa, jadi itu kita totally no comment. Tapi, kalau kita lihat prospek usaha kami ke depan sangat material dan boleh dibilang transformational," kata Wong Kevin.
"Karena itu segala kemungkinan untuk memastikan kita bisa merambah semua peluang ini secara optimal. Baik dari segi corporate action, dari segi pinjaman baru, maupun dengan specific investor ataupun investment. Maka dari itu
karena memang peluang kami itu sangat attractive, kami berkeyakinan bahwa kita bisa execute rencana overall plan kita," lanjutnya.
Meski tak menjawab secara gamblang, namun pernyataan ini mengisyaratkan bahwa masuknya investor strategis seperti Sinarmas bisa jadi salah satu opsi yang logis untuk mendanai rencana ekspansi BULL.
Salah satu peluang besar yang sedang dipersiapkan BULL adalah ekspansi ke segmen pengangkutan gas alam cair (LNG tanker), selain tanker minyak, Floating Storage Regasification Unit (FSRU), dan Floating Production Storage and Offloading (FPSO).
Penulis: Nanda Aria
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































