Menuju konten utama

Statistik Timnas Indonesia vs Arab Round 4 WCQ, Rapor, & MVP

Cek statistik Timnas Indonesia vs Arab Saudi round 4 WCQ 2026 dan rapor pemain: siapa yang jadi MVP, berapa rating Marc Klok & Ole Romeny?

Statistik Timnas Indonesia vs Arab Round 4 WCQ, Rapor, & MVP
Pesepak bola Timnas Indonesia Eliano Johannes Reijnders (kanan) berselebrasi bersama rekannya Yakob Sayuri (kiri) usai mencetak gol ke gawang Timnas Taiwan dalam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/Lmo/nz

tirto.id - Statistik Timnas Indonesia vs Arab Saudi di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia (WCQ) 2026 zona AFC menunjukkan kegigihan Garuda. Meskipun kalah 2-3 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, peluang Timnas belumlah habis. Bagaimana dengan rapor pemain Timnas Indonesia? Siapa yang mendapatkan gelar MVP atau Man of the Match?

Timnas Indonesia membuka kampanye mereka di ronde 4 WCQ Asia dengan kekalahan 2-3 atas Arab Saudi. Unggul lebih dahulu lewat penalti Kevin Diks, Garuda harus menyaksikan gawang Maarten Paes kebobolan 3 kali. Penalti kedua Diks pada ujung laga tidak cukup menolong untuk bangkit.

Secara keseluruhan, statistik Timnas vs Arab menunjukkan kebuntuan Garuda sebelum Ole Romeny masuk di babak kedua. Meskipun ada perbaikan dari pergantian pemain yang dilakukan Patrick Kluivert, gagalnya Timnas meladeni solidnya lini tengah Arab Saudi adalah catatan penting.

Statistik Timnas Indonesia vs Arab Saudi Ronde 4 WCQ 2026

Timnas Indonesia mendapatkan gol cepat ketika Hassan Al Tambakti didakwa melakukan hand ball di kotak penalti Arab Saudi (6'). Kevin Diks yang bertugas sebagai eksekutor, sukses mengirim tembakan ke sudut gawang The Green Falcons.

Gol tadi membuat Timnas Indonesia lebih defensif. Sebaliknya, Arab terus menyerang. Hanya berselang 6 menit, pasukan Herve Renard menyamakan skor. Bermula dari tekanan tanpa henti The Green Falcons, lini belakang Timnas tidak sigap.

Bola yang hendak disapu Marc Klok, bisa diambil Musab Al Juwayr. Ia mengumpan untuk Saleh Abu Al Shamat. Tembakannya dari luar kotak penalti, masuk. Skor 1-1, sejak saat itu, Garuda tampak kehilangan gaya mereka: tidak cukup cepat, dan membiarkan terserap oleh lawan.

Konsentrasi yang buyar ini terlihat dari gol kedua Arab, yang datang dari titik penalti. Tangan Yakob Sayuri yang menarik kasus Feras Al Brikan jadi penyebab. Al Brikan sendiri yang menjadi eksekutor, dan ia sukses. Arab tampak nyaman, sedangkan Garuda buntu.

Sepanjang babak pertama, Arab Saudi memiliki penguasaan bola 56,3 persen, unggul tipis dari Indonesia yang 43,7 persen. The Green Falcons juga unggul dalam duel (57,6 persen) juga duel udara (60 persen).

Yang cukup buruk dari Indonesia adalah akurasi umpan mereka yang rendah, yaitu hanya 75,1 persen secara keseluruhan, dan turun jauh jadi 64,1 persen ketika tiba di wilayah lawan. Pilihan Arab dengan menumpuk 5 hingga 7 di daerah tengah mereka tampak efisien.

Di samping itu, soal output, Arab pun lebih apik dengan 8 tembakan (4 on target), sedangkan Indonesia hanya 4 percobaan (1 tepat sasaran). Satu-satunya tembakan Garuda yang mengarah gawang Arab di babak pertama adalah penalti Kevin Diks.

Awal paruh kedua, Timnas Indonesia tidak bisa menghadang Arab Saudi. Maarten Paes jadi faktor penyelamat Garuda. Berkat kesigapannya, Merah Putih cuma kebobolan sekali lagi. Itupun, karena Feras Al Brikan tidak terkawal saat melakukan rebound menit 62.

Angin segar bagi Garuda hadir ketika para pemain bertipe menyerang seperti Eliano Reijnders, Thom Haye, hingga Ole Romeny masuk. Nama terakhir berperan penting untuk penalti kedua Garuda yang bisa diselesaikan oleh Kevin Diks ('88).

Perbaikan di babak kedua membuat statistik Garuda meningkat soal penguasaan bola jadi 44,6 persen, diiringi dengan duel sukses yang meningkat jadi 44,8 persen, dan duel udara yang 46,2 persen. Akurasi umpan pun naik ke titik 76,4 persen.

Namun, bermain dalam posisi tertinggal membuat Garuda banyak celah. Buktinya, Arab Saudi bisa menembak 9 kali lagi di babak kedua, dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Di samping itu, taktik Arab untuk menumpuk pemain terbukti efektif, karena Garuda dipaksa lebih banyak memainkan bola di sayap.

Berikut ini statistik Timnas Indonesia vs Arab Saudi dalam laga perdana ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

AspekArab SaudiTimnas Indonesia
Penguasaan Bola55,4 persen44,6 persen
Shot (Shot on Target)17 (10)10 (5)
Duel Sukses (Persentase)55,2 persen44,8 persen
Offside10
Tendangan Sudut53
Pelanggaran918
Kartu Kuning/Kartu Merah1/13/0
Akurasi Umpan (Persentase)77,5 persen76,4 persen
Akurasi Umpan di Wilayah Lawan70,0 persen64,4 persen

Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Arab Saudi Round 4 WCQ 2026

Berikut ini rapor pemain Timnas Indonesia vs Arab Saudi di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Kamis (9/10/2025). Gelar MVP layak disandang oleh Feras Al Brikan yang mencetak 2 gol.

Timnas Indonesia (4-3-3)Arab Saudi (4-2-3-1)
1-Maarten Paes 7,2

21-Dean James 7,0

3-Jay Idzes 6,5

2-Kevin Diks 7,8

22-Yakob Sayuri 5,4

7-Beckham Putra 6,3

18-Marc Klok 5,7

14-Joey Pelupessy 6,2

9-Miliano Jonathans 6,2

11-Ragnar Oratmangoen 5,3

11-Ricky Kambuaya 5,9

Pengganti:

Eliano Reijnders 6,9

Thom Haye 6,6

Ole Romeny 6,4

Yance Sayuri 6,5

Sandy Walsh -

1-Nawaf Al Aqidi 6,6

14-Moteb Al Harbi 7,6

5-Hassan Al Tambakti 6,0

3-Jehad Thikri 7,0

13-Nawaf Bu Washl 6,6

15-Abdullah Al Khaibari 6,3

6-Nasser Al Dawsari 6,5

10-Salem Al Dawsari 6,7

7-Musab Al Juwayr 7,3

18-Saleh Abu Al Shamat 8,7

9-Feras Al Brikan 9,3

Pengganti:

Saud Abdulhamid 7,5

Al Shehri 6,1

A. Yahya 6,9

M. Kanno -

Z. Al Johani -

Baca juga artikel terkait TIMNAS INDONESIA atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Sepakbola
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya