Menuju konten utama

Lokasi Stasiun Jatake, Cek Jadwal, dan Harga Tiket

Cek lokasi Stasiun Jatake, jadwal, dan rute KRL yang beroperasi di stasiun baru ini. Harga tiket menyesuaikan tarif progresif KRL.

Lokasi Stasiun Jatake, Cek Jadwal, dan Harga Tiket
Foto udara rangkaian kereta rel listrik (KRL) Commuterline melintas di samping proyek pembangunan Stasiun Jatake, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (16/7/2025). Pembangunan stasiun baru di lintas Tanah Abang - Rangkasbitung yang nantinya terintegrasi dengan pusat perbelanjaan tersebut telah mencapai 92,78 persen pada bagian konstruksi fisik dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2025. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meresmikan Stasiun Kereta Jatake yang berada di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (28/1/2026). Peresmian ini menandai hadirnya stasiun baru pada jalur KRL Tanah Abang–Rangkasbitung.

Menurut Menhub, pembangunan Stasiun Jatake merupakan jawaban atas meningkatnya kebutuhan transportasi publik seiring pesatnya perkembangan kawasan Serpong, BSD, dan wilayah sekitarnya, sehingga masyarakat memiliki akses transportasi yang lebih dekat, nyaman, dan efisien.

Cek Jadwal & Rute Stasiun Jatake

Stasiun Jatake dilalui oleh KRL Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung, yang menghubungkan wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, hingga Kabupaten Lebak, Banten.

Dalam rute ini, Stasiun Jatake berada di antara Stasiun Cicayur dan Stasiun Parung Panjang, sehingga menjadi titik akses baru bagi masyarakat di kawasan Pagedangan, BSD City, dan sekitarnya.

Perjalanan KRL dari arah Tanah Abang (stasiun transit utama di Jakarta) akan melewati stasiun Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurang Mangu, Sudimara, Rawa Buntu, Serpong, Cisauk, dan Cicayur sebelum tiba di Stasiun Jatake.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Parung Panjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Tigaraksa, Cikoya, Maja, Citeras, hingga berakhir di Rangkasbitung, yang juga berfungsi sebagai stasiun transit.

Rute ini memudahkan mobilitas harian masyarakat, khususnya pekerja dan pelajar, karena menghubungkan kawasan permukiman dan pusat kegiatan ekonomi di Tangerang dan Banten dengan pusat aktivitas di Jakarta melalui layanan KRL yang terjadwal dan terintegrasi.

Cara mengecek jadwal terbaru perjalanan commuter line bisa menggunakan beberapa cara sebagai berikut:

1. Melalui Laman Resmi Commuterline

  • Buka website www.commuterline.id.
  • Cari menu "Info Tiket & Jadwal" atau kolom "Info Jadwal" di halaman utama.
  • Pilih Stasiun Asal: Jatake.
  • Pilih Stasiun Tujuan.
  • Klik "Lihat" untuk menampilkan seluruh jam keberangkatan dari Stasiun Jatake.

2. Melalui Aplikas C-Access

  • Buka Aplikasi C-Access. Pastikan calon penumpang sudah mengunduh dan masuk (login) ke aplikasi C-Access.
  • Pilih Menu "Jadwal" pada halaman utama.
  • Klik pada kolom Stasiun Asal, lalu ketik dan pilih "Jatake".
  • Atur Rentang Waktu (Opsional).
  • Klik "Cari". Daftar jadwal keberangkatan akan muncul kemudian.
Tarif tiket KRL mengikuti aturan tarif progresif Commuter Line yang berlaku, dengan harga terjangkau untuk mobilitas harian masyarakat.

Tarif progresif KRL adalah Rp3.000 untuk 25 km pertama dan Rp1.000 untuk setiap 10 km berikutnya.

Kehadiran stasiun ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan penumpang di Stasiun Rawa Buntu dan Cisauk, yang selama ini sering mengalami lonjakan pengguna, dengan kapasitas pelayanan Stasiun Jatake mencapai hingga 20.000 penumpang per hari.

Pembangunan Stasiun Jatake dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah, BUMN, pemerintah daerah, dan pihak swasta tanpa menggunakan dana APBN, melainkan melalui skema pembiayaan kreatif hasil kolaborasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk.

Secara fisik, Stasiun Jatake memiliki luas bangunan sekitar 3.198 meter persegi, terdiri dari tiga lantai, dengan peron seluas 300 meter persegi dan fasilitas pendukung yang terintegrasi.

Dalam operasionalnya, KRL yang berhenti di Stasiun Jatake memiliki jarak kedatangan sekitar 5–10 menit, dengan total 192 perjalanan kereta per hari, sehingga diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, memperlancar aktivitas harian masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

Dari sisi jadwal pembangunan dan operasional, pembangunan Stasiun Jatake dimulai pada Januari 2024, yang ditandai secara resmi dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 30 Maret 2024 oleh Menteri Perhubungan bersama Penjabat Bupati Tangerang.

Baca juga artikel terkait KRL atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra