Menuju konten utama

Sri Mulyani Rumuskan LPDP Bisa untuk Dana Pinjaman Mahasiswa

Dewan Pengawas LPDP menggodok aturan baru dana abadi akan bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk pinjaman atau student loan.

Sri Mulyani Rumuskan LPDP Bisa untuk Dana Pinjaman Mahasiswa
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kita 2023 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (15/12/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt.

tirto.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan dana abadi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan diperluas pemanfaatannya dalam menjawab kebutuhan saat ini. Terkait itu, Dewan Pengawas LPDP menggodok aturan baru bahwa dana abadi akan bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk pinjaman atau student loan.

Bendahara Negara itu menuturkan, instrumen dana abadi harus dapat merespons banyak hal, termasuk kebutuhan masyarakat generasi muda yang sekarang ini membutuhkan akses pendidikan.

“Saat ini terkait dengan adanya mahasiswa yang masih membutuhkan pinjaman kita tuh sekarang sedang membahas yang namanya Dewan Pengawas LPDP, meminta LPDP untuk mengembangkan kemungkinan men-develop yang disebut student loan,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers KSSK Kuartal I-2024 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (30/1/2024).

Terkait skema baru yang dimanfaatkan dari dana abadi tersebut, Sri Mulyani berkaca pada sistem student loan di Amerika Serikat. Menurut dia, setiap kebijakan nantinya harus memperhitungkan skala jangka panjang.

Maka dari itu, Dewan Pengawas LPDP nantinya akan merumuskan skema pinjaman yang terjangkau sehingga tidak memberatkan mahasiswa. Desain dari aturan student loan, kata Sri Mulyani, sedang digodok.

“Kita akan melihat kita sudah membahas dengan perbankan, LPDP nanti akan merumuskan bagaimana affordability pinjaman itu sehingga tidak memberatkan student, tapi tetap mencegah terjadinya moral harzard dan tetap memberikan afirmasi terutama pada kelompok tidak mampu,” ucap dia.

“Saat ini LPDP sedang membahasnya untuk kemudian bisa kita sampaikan dan kita putuskan dalam Dewan Pengawas,” tambah Sri Mulyani.

Melalui kebijakan baru yang diambil dari dana abadi LPDP, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menginginkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang maju dengan pemanfaatan dana yang lebih luas.

“Poin saya adalah sesuai dengan keinginan kita Indonesia ingin jadi negara maju dan negara maju identik dengan human capital. SDM yang baik kualitasnya maka kita akan terus memperbaiki berbagai isu mengenai human capital,” ujar Sri Mulyani.

Baca juga artikel terkait LPDP atau tulisan lainnya dari Faesal Mubarok

tirto.id - Pendidikan
Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Abdul Aziz