tirto.id - Kementerian Sosial RI melakukan sosialisasi terkait Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 9 Tahun 2025 atas perubahan Permensos No 25 tahun 2019 tentang Karang Taruna kepada seluruh Dinas Sosial dan pengurus Karang Taruna se-Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak Karang Taruna bangkit.
Sosialisasi Permensos Nomor 9 Tahun 2025 atas perubahan Permensos No 25 tahun 2019 tentang Karang Taruna dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, hari Kamis (4/9/2025).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul turut mengajak seluruh pengurus untuk membangkitkan Karang Taruna di wilayah masing-masing.
Gus Ipul juga mengatakan Karang Taruna menjadi salah satu pilar sosial. Selain itu, Karang Taruna termasuk bagian tidak terpisahkan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
"Kita ingin karang taruna dijadikan satu wadah untuk pemberdayaan," ujar Gus Ipul.
Peran Karang Taruna dalam UU No 11 tahun 2029 tentang kesejahteraan sosial berada pada wilayah pemberdayaan sosial. Katanya, banyak masyarakat yang membutuhkan layanan kesejahteraan sosial namun kekuatan Negara terbatas untuk menyediakan.
"Maka semua pihak masyarakat dibolehkan berperan dalam penyelenggaran kesejahteraan sosial sebagai potensi sumber kesejahteraan sosial. Salah satunya mereka yang menyediakan sumber kesejahteraan sosial atau yang merupakan potensi sumber kesejahteraan sosial itu adalah Karang Taruna," ungkap Mensos Gus Ipul.
Lebih lanjut, Karang Taruna menjadi bagian dalam meningkatkan peran serta lembaga dan/atau perseorangan sebagai potensi dan sumber daya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
"Yang dimaksud dengan Lembaga dan/atau perseorangan antara lain organisasi sosial, lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga, karang taruna, pekerja sosial masyarakat," katanya.
Gus Ipul juga menjelaskan Karang Taruna bekerja pada ruang pemberdayaan sosial, sebagai potensi dan sumberdaya kesejahteraan sosial, serta berperan dalam bentuk kerelawanan sosial.
Kepada peserta sosialiasi, Mensos menyampaikan Karang Taruna telah melakukan temu karya nasional dan menghasilkan program-program baru sekaligus Ketua Umum baru.
"Ketua umumnya yang terpilih ini secara aklamasi adalah Mas Budi Satrio Djiwandono," katanya.
Selain itu, Gus Ipul juga mengajak daerah untuk turut serta dalam kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pemda dapat menyiapkan dua titik lokasi yang akan dijadikan sebagai lokasi kegiatan, salah satunya penanaman bibit tanaman.
"Kepala Dinas Sosial mulai Menyusun rencana untuk memperkuat keberadaan Karang Taruna, mulai melakukan registrasi pengurus dan menyiapkan Bulan Bakti yang kegiatan ini juga didukung oleh Kemensos melalui Direktorat Pemberdayaan Sosial," ujarnya.
Lebih lanjut, Bulan Bakti Karang Taruna berkaitan dengan perbaikan lingkungan atau pemberdayaan sosial sesuai dengan kondisi di masing-masing wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul turut berinteraksi dengan peserta. Mereka tampak antusias dan menyatakan siap membangkitkan dan memaksimalkan keberadaan Karang Taruna. Semisal Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat.
"Terima kasih telah mengadakan sosialisasi ini, kami akan segera menindaklanjuti dengan masyarakat di sini," beber Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Provinsi Kalimantan Barat, M. Lutfi.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id


































